Berita Kudus
Sepasang Remaja Berpakaian Seragam Sekolah Terekam Mesum, Diduga Terjadi di GOR Balai Jagong Kudus
Peredaran video dua remaja berseragam sekolah mesum di GOR Balai Jagong Wergu Wetan, Kudus, di media sosial membuat warganet gempar.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Peredaran video dua remaja berseragam sekolah mesum di GOR Balai Jagong Wergu Wetan, Kudus, di media sosial membuat warganet gempar.
Video yang diunggah akun Instagram @terlalutuman itu memperlihatkan sepasang remaja melakukan oral seks di selasar sport center.
Belum diketahui kapan peristiwa itu terjadi dan siapa pelaku yang tertangkap kamera video itu.
Pantauan di lokasi, Rabu (16/11/2022), suasana tempat yanga diduga menjadi lokasi tindakan asusila itu terlihat sepi.
Baca juga: Viral, Video Mesum Muda-mudi di Pantai Kemangi Kendal. Polisi Turun Tangan
Baca juga: Ini Lokasi di Banyumas yang Jadi Incaran Muda Mudi untuk Pacaran atau Mesum karena Minim Penerangan
Titik yang diduga menjadi tempat berbuat mesum tersebut memang jarang dilalui warga.
Apalagi, saat malam hari, suasana di GOR tersebut minim pencahayaan.
Supriyanti (41), pedagang angkringan sekitar GOR Balai Jagong, tak kaget mendengar kabar kawasan tersebut menjadi tempat muda-mudi mesum.
"Tempat itu sudah langganan. Biasa digunakan untuk mesum, enggak yang muda-muda aja yang tua juga ada," ucapnya saat ditemui di GOR Balai Jagong, Rabu.
Dia menduga, lokasi tersebut juga sering untuk selingkuh.
"Itu yang tua-tua kadang ketemuan di situ pakai motor sendiri-sendiri terus ketemuan," terangnya.
Baca juga: Kabar Baik bagi Buruh di Kudus soal Pembahasan UMK 2023, Sesuai Harapan Pekerja?
Baca juga: Berbekal Seledri, Siswa MAN 2 Kudus Berhasil Buat Biorekator Penghasil Oksigen bagi Pasien
Supriyanti mengungkapkan, tempat yang ramai diperbincangkan itu menjadi tempat bertemunya pasangan mesum mulai siang hingga malam hari.
"Hari ini karena ada event jadi kelihatannya ramai. Tapi, kalau pas ga ada event, siang menjelang sore itu sudah pada mojok. Apalagi, saat malam," urainya.
Dia pun berharap, pemerintah memberikan penerangan di kawasan tersebut untuk meminimalkan kejadian serupa terulang, terutama saat malam hari.
"Pinginnya dikasih penerangan, biar ga dipakai buat mesum. Terus, kalau bisa, ada penjaga di situ," harapnya. (*)
Baca juga: Polisi Selidiki Kabar Warga Bogor Hidup dari Kematian, Keluarga Tak Bisa Tunjukkan Surat Kematian
Baca juga: Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tegal: Ada Bocoran Kenaikan UMK 2023, Persis dengan 2022 Kemarin
Baca juga: Jadi Satu-satunya Peserta yang Mangkir RUPSLB PT LIB, Kemana Dirut Persis Solo Kaesang Pangarep?
Baca juga: Makin Mudah! Tak Perlu Bawa Kartu, Peserta JKN-KIS Kini Bisa Berobat Hanya Tunjukkan NIK E-KTP