Berita Pekalongan
Miris! Bangunan SD di Pekalongan Rusak Parah, Masih Dipakai, saat Hujan Siswa Pindah ke Ruangan Lain
Bangunan SDN 2 Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kondisinya sangat mengkhawatirkan, rusak parah.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Bangunan SDN 2 Ponolawen, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kondisinya sangat mengkhawatirkan, rusak parah.
Selain atapnya lapuk dan rawan roboh, dindingnya sekolah juga retak-retak.
Bahkan, lantai sekolah juga semuanya pada retak.
Bahkan lantainya banyak yang terangkat dan lantai jadi miring.
Baca juga: Tubuh Seorang Wanita Ditemukan di dalam Sumur di Pekalongan, Sebelumnya Berpamitan dengan Suami

Padahal, bangunan sekolah yang sudah rusak masih dipakai untuk belajar.
Namun, saat hujan turun, siswa dan guru sering khawatir atap runtuh, sehingga harus dipindahkan ke ruangan lain yang kondisinya lebih baik.
Tidak hanya itu, dari hasil kajian Kementerian PUPR pondasi bangunan sekolah ini turun 5 cm hingga 15 cm.
Pantauan TribunBanyumas.com, Selasa (25/10/2022) kondisi bangunan sekolah dasar negeri ini sangat mengkhawatirkan, lebih-lebih saat hujan.
Terlihat kondisi kerpus di bangunan sekolah yang bagian selatan mulai rapuk, tidak hanya itu ada satu ruangan kelas 4 yang sudah digunakan karena atap bangunan sudah mulai ambruk.
Lalu, ruang guru semua lantai pada retak dan banyak yang terangkat lantainya dikarenakan adanya penurunan tanah.
Kemudian, bangunan juga retak-retak, celahnya besar hingga terlihat dari luar.
Baca juga: Sepekan Lebih Pria Pekalongan Nangkring di Pohon Pinus Setinggi 20 M di Pemalang, Diduga Depresi!
Murid kelas V SDN 2 Ponolawen, Nademi Adela Zulfa mengatakan, bahwa kondisi bangunannya sekolah sangat mengkhawatirkan.
"Sebenarnya takut, jika atap ruangan kelasnya ambrol.
Terus kalau hujan sering bocor," kata Nademi.
Ia berharap punya sekolah yang bersih rapi dan tidak kebocoran.