Berita Solo

Gegara Penutupan Jembatan, Wali Kota Solo Gibran Tak Berani Blusukan selama 2 Bulan

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah tak blusukan ke kampung-kampung selama dua bulan terakhir ini.

TribunSolo.com/Iqbal Fathurrizky
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Gibran sudah dua bulan tidak blusukan gegara akses jalan di dua jembatan utama di Solo ditutup. Menurutnya, banyak warga kesal lantaran penutupa jembatan bikin macet. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah tak blusukan ke kampung-kampung selama dua bulan terakhir ini.

Rehatnya Gibran tidak melakukan blusukan tersebut karena pembangunan dua jembatan yang ada di Solo.

Dua jembatan yang dimaksud yakni Jembatan Jurug yang merupakan penghubung Solo dan Karanganyar serta Jembatan Mojo yang merupakan penghubung Solo dan Sukoharjo.

Lantaran pembangunan jembatan, jalan utama pun ditutup sehingga masyarakat harus melewati jalan alternatif.

Baca juga: Jembatan Mojo Solo Tutup, Jembatan Bambu di atas Drum Jadi Alternatif, Pendapatan Menggiurkan!

Ditutupnya jembatan ternyata ikut memantik emosi warga yang tidak senang karena harus melewati jalur alternatif.

Penutupan jembatan tersebut dinilai menghambat mobilisasi dan aktivitas warga.

"Jadi warga saat ini tensinya lagi tinggi gara-gara semua jembatan saya tutup.

Banyak warga yang kesal karena jalanan macet.

Makanya itu saya dua bulan terakhir nggak blusukan," ucap Gibran disambut tawa tamu undangan saat pisah sambut Komandan Korem 074/Warastratama di Diamond Restaurant & Cafe, Rabu (28/9/2022) malam.

Baca juga: Viral, Mobil Sedan Halangi Ambulans di Jalan Tawangmangu-Solo di Karanganyar. Bunyi Sirine Diabaikan

Meski demikian, Putra Sulung Presiden Joko Widodo meminta seluruh warga Solo untuk bersabar sejenak, sembari menanti selesainya pembangunan infrastruktur tersebut.

Menurutnya, pembangunan sejumlah infrastruktur menjadi program prioritas Pemkot Solo di bawah kepemimpinannya.

"Tapi Insya Allah setelah selesai semua akan lancar dan bisa dinikmati masyarakat.

Pembangunan yang masuk dalam 10 program prioritas saya akan selesai tahun 2023 dan 2024," tuturnya.

Baca juga: Uang Rusak Dimakan Rayap Milik Penjaga SD di Solo Diganti Bank Indonesia, Total Rp20.220.000

Dalam sambutan tersebut, sekaligus Gibran juga memberikan pesan kepada Danrem 074/Warastratama yang baru Kolonel Inf Anan Nurakhman.

Gibran menambahkan, terkait infrastruktur di Solo, sekitar dua bulan lagi Masjid Sheikh Zayed yang berada di kawasan Gilingan, Kota Solo akan diresmikan.

"Untuk pembukaan tepatnya akan dilakukan pada tanggal 17 November 2022," terangnya.

Dia mengatakan peresmian akan dilakukan langsung oleh Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Muhammad bin Zayed Al-Nahyan atau MBZ.

"Akan diresmikan langsung oleh Yang Mulia MBZ.

Jadi setelah dari G20 beliau akan meresmikan langsung Masjid Gilingan ini," tandasnya. (*)

Baca juga: Uang Tabungan Rusak Dimakan Rayap, Penjaga SD di Solo Banjir Tawaran Umrah hingga Berhaji Gratis

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved