Minggu, 12 April 2026

Tips Kesehatan

Kenali Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Pencegahannya

Meningitis adalah penyakit yang menyerang selaput otak, jaringan otak, dan sumsum tulang belakang

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
TribunSolo.com/Tri Widodo
Jemaah calon haji dari Pati berkumpul di Boyolali. Dikabarkan ribuan calon jemaah umrah terancam  gagal ke Tanah Suci akibat kelangkaan vaksin meningitis. 

TRIBUNBANYUMAS.COM- Ibadah Haji dan Umrah merupakan ibadah yang dianjurkan bagi umat muslim. Berdasarkan aturan pemerintah, sebelum berangkat jemaah haji dan umrah diwajibkan melakukan vaksinasi meningitis.

Namun pada Jumat (23/9/22) ribuan calon jemaah umrah terancam  gagal ke Tanah Suci akibat kelangkaan vaksin meningitis.

Baca juga: Vaksin Meningitis Langka, Gubernur Ganjar Janji Bantu Mencari Stok untuk Calon Jemaah Umrah Jateng

Baca juga: Vaksin Meningitis Langka, Ribuan Calon Jemaah Umrah Terancam Gagal ke Tanah Suci

Baca juga: Apakah Vaksin Covid 19 Dilakukan Rutin Setiap Tahun? Begini Penjelasannya Menurut Ahli

Terkait kondisi ini, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Firman M Nur meminta pemerintah mengambil langkah cepat.

Mengapa vaksinasi meningitis penting bagi jemaat haji dan umroh?

Dilansir dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, negara Arab Saudi merupakan destinasi jutaan jemaah muslim di seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Negara Saudi dikenal sebagai daerah endemis meningitis tertinggi sejak ditemukannya pertama kali pada jemaah haji pada tahun 1987.

Maka dari kasus tersebut, jemaah dari seluruh dunia dalam jumlah besar dari berbagai negara menjadi salah satu risiko penularan penyakit berbahaya ini.

Itulah sebabnya vaksin meningitis wajib berlaku sebelum ke negara tersebut.

Lalu apa penyakit Menginitis?

Ilustrasi orang yang sedang diberikan vaksin
Ilustrasi orang yang sedang diberikan vaksin (PEXELS)

DR. Everhardus Sebastian merupakan dokter spesialis syaraf di Rumah Sakit Cibubur mengatakan, meningitis adalah penyakit yang menyerang selaput otak, jaringan otak, dan sumsum tulang belakang.

Penyebab meningitis adalah mikro organisme seperti jamur, virus, bakteri dan parasit.

Infeksi tersebut dapat masuk ke otak melalui penyebaran aliran darah atau penyebaran secara langsung dari organ atau strukur yang dekat dengan otak, seperti infeksi telinga, hidung, maupun gigi.

Terdapat tiga gejala meningitis yaitu demam, sakit kepala, kaku di leher.

Selain itu terdapat gejala seperti flu badan yang mengakibatkan nyeri area seluruh badan, mata lebih sensitif terhadap cahaya, kejang, sering bingung, sehingga penurunan kesadaran.

“Dampak kecerdasan inilah yang sangat berbahaya, karena mempengaruhi perilaku, bahasa, peglihatan, pendengaran, kelumpuhan, hingga menyebabkan kematian,” ungkap dr. Sebastian.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved