Berita Sragen

Sakit Hati Ditinggal, Pemuda di Sukodono Sragen Tiga Kali Bakar Rumah Orangtua Mantan

Zubairi (29), pemuda asal Kliteh, Kelurahan/Kecamatan Sragen, nekat membakar rumah mantan kekasihnya, Asih Dewi Lestari (26) di Sukodono, Sragen.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Mahfira Putri Maulani
Kapolsek Sukodono Sragen AKP Sutanto (tengah) ketika memberikan keterangan kasus pembakaran rumah oleh Zubairi, Jumat (23/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Zubairi (29), pemuda asal Kliteh, Kelurahan/Kecamatan Sragen, nekat membakar rumah mantan kekasihnya, Asih Dewi Lestari (26) di Sukodono, Sragen.

Aksi ini dilakukan karena sakit hati ditinggal sang mantan karena kondisi ekonomi Zubairi yang terpuruk.

Zubairi membakar rumah orangtua Asih di Dukuh Tirtomoyo, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen, pada 10 Agustus 2022 malam.

Kapolsek Sukodono AKP Sutanto mengatakan, sebelumnya, Zubairi juga melakukan dua kali percobaan pembakaran.

Baca juga: Bus PO Haryanto Terobos Lampu Merah, Tabrak Pemotor hingga Meninggal di Simpang Paldaplang Sragen

Baca juga: SangiRun Night Trail Sragen-Karanganyar Kembali Diadakan, Catat Tanggal dan Teknisnya!

Sutanto menerangkan, kejadian itu bermula sekitar awal Juni 2021, Asih meninggalkan rumah tanpa pamit, pergi bersama Zubairi.

Selama kabur, Zubairi dan Asih bersembunyi di sebuah kos-kosan di daerah Sragen, selama enam bulan.

Kemudian, mereka pindah kos di Surabaya selama beberapa bulan.

"Di sanalah Asih tidak tahan dan ingin segera pulang ke Sragen. Akan tetapi, oleh pelaku selalu diancam akan dibakar rumahnya."

"Selain itu, juga diancam, keluarganya akan dicelakai sehingga Asih takut dan menuruti pelaku," terang Sutanto dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Jumat (23/9/2022).

Akhirnya, pada 17 Juli 2022, Asih nekat kabur dari Surabaya tanpa sepengetahuan pelaku.

Menyadari Asih kabur, Zubairi emosi dan berniat membakar rumah Asih.

"Dalam kurun waktu kurang lebih satu pekan, pelaku sudah berupaya membakar rumah orang tua Asih sebanyak tiga kali."

"Hanya saja, untuk kejadian pertama dan kedua, korban tidak melaporkan ke Polsek Sukodono," lanjut Tanto.

Baca juga: Jemaah Haji asal Sragen Diturunkan di Medan, Mendadak Kena Serangan Jantung saat Terbang Menuju Solo

Baca juga: Wisata Religi New Kemukus Sragen Tak Pernah Sepi Pengunjung, Sering Didatangi Pedagang

Lantas, pada 10 Agustus 2022 malam, Zubaidi kembali membakar rumah keluarga Asih hingga membuat keluarga Asih panik.

Atas kejadian itu, ibu Asih akhirnya melaporkan ke Polsek Sukodono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved