Berita Nasional

Wacana Listrik Daya 450 VA Dihapus, DPR Pastikan Pelanggan 900 VA Tetap Dapat Subsidi

Pemerintah mewacanakan penghapusan listrik daya 450 VA dan bermigrasi ke daya 900 VA. Meski begitu, pelanggan 900 VA tetap mendapat subsidi.

Editor: rika irawati
DOKUMENTASI PT PLN
ILUSTRASI. Petugas sedang memeriksa di meteran listrik. Pemerintah tengah membahas wacana migrasi pelanggan listrik daya 450 VA ke 900 VA sebagai imbas dari krisis minyak bumi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah mewacanakan penghapusan listrik daya 450 VA. Warga akan didorong bermigrasi ke daya 900 VA.

Wacana ini pun telah masuk dalam pembahasan di Badan Anggaran DPR RI.

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyatakan, nantinya, pelanggan listrik PLN 900 VA yang merupakan migrasi dari pelanggan dengan daya 450 VA karena kebijakan penghapusan, tetap akan mendapat subsidi dari pemerintah.

Said mengingatkan, Indonesia perlu melakukan peralihan energi dari berbasis minyak bumi menuju energi listrik karena memiliki ketergantungan impor yang sangat besar terhadap minyak bumi.

Padahal, kemampuan produksi minyak bumi Indonesia hanya 614 ribu sampai 650 ribu barel per hari dari kebutuhan mencapai 1,4 juta 1,5 juta barel per hari.

"Ketergantungan terhadap impor minyak bumi mengakibatkan kita terjebak dalam posisi sulit yang sering kita hadapi berulangkali, seperti, kenaikan harga minyak bumi dan kurs kian memojokkan Indonesia dalam posisi sulit," kata Said dikutip dari Tribunnews.com, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Kemenkeu Anggarkan Cadangan Bansos Rp18 T, Antisipasi Harga BBM dan Listrik Naik

Baca juga: Bantuan Sambungan Listrik Gratis Pemprov Jateng: Bukan Hanya Penerangan, Tapi Sumber Penghidupan

Menurut Said, APBN pun harus mengongkosi subsidi yang kian besar sehingga postur APBN tidak sehat dan rentan.

Bila ongkos tersebut dikurangi, berakibat harga bahan bakar minyak (BBM) naik dan menimbulkan beban kepada rakyat.

"Kita harus keluar dari jebakan minyak bumi," lanjutnya.

Saat ini, Indonesia memiliki produksi listrik di dalam negeri yang sangat besar, yang sanggup menopang kebutuhan energi di dalam negeri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved