Berita Semarang

Awas! Beri Uang ke Pengemis di Kota Semarang Bisa Kena Denda Rp 1 Juta. Berlaku Mulai 1 Oktober 2022

Pemkot Semarang akan memberi sanksi denda hingga Rp 1 juta kepada warga yang kedapatan memberi uang kepada PGOT.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
ILUSTRASI. Pengemis memakain kostum boneka beroperasi di Simpang Rodamas, Purwokerto, Rabu (13/4/2022). Mulai 1 Oktober 2022, Satpol PP Kota Semarang memberi sanksi denda hingga Rp 1 juta kepada warga yang memberi uang kepada pengemis gelandang orang telantar (PGOT). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang akan mulai menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Penanganan Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kota Semarang.

Sesuai aturan ini, masyarakat yang kedapatan memberi uang kepada PGOT bakal dikenai sanksi, di antaranya denda Rp 1 juta.

Penerapan sanksi ini berlaku mulai 1 Oktober 2022.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menyampaikan, selama ini, penegakan perda tersebut masih sebatas melakukan yustisi PGOT.

PGOT yang mangkal di jalan umum maupun fasilitas umum, dijaring dan dibina.

Baca juga: Tol Semarang-Demak Ruas Sayung-Demak Direncanakan Bisa Beroperasi Mulai Januari 2023

Baca juga: PSIS Semarang Vs Persikabo, Pelatih Mahesa Jenar Berharap Bisa Lanjutkan Tren Nirbobol

Namun, mulai 1 Oktober nanti, penegakan perda juga menyasar masyarakat yang memberi uang kepada PGOT.

"Saya pastikan, mulai 1 Oktober, kami akan menegakkan Perda. Kami akan menangkap, baik yang memberi maupun PGOT," tutur Fajar seusai rapat koordinasi penanganan PGOT, di Kantor Satpol PP Kota Semarang, Selasa (6/9/2022).

Sebelum sanksi denda diterapkan, lanjut Fajar, pihaknya bakal memperbanyak sosialisasi.

Hingga 30 September mendatang, petugas akan mengimbau warga tak memberi sumbangan kepada PGOT di jalan-jalan umum.

Sosialisasi ini, satu di antaranya, akan disampaikakn lewat pengeras suara di area traffic control system (ATCS) milik Dinas Perhubungan (Dishub).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved