Berita Banyumas

Siap-siap, Bus Trans Banyumas Berbayar Mulai Oktober. Besaran Tarif Masih Digodok

Mulai Oktober nanti, bus Trans Banyumas resmi berbayar. Saat ini, besaran tarif yang harus dibayar penumpang masih digodok.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Calon penumpang di Halte Pasar Pon Purwokerto antre naik bus Trans Banyumas, Minggu (26/12/2021). Mulai Oktober, bus Trans Banyumas tak lagi gratis. Saat ini, besaran tarif yang harus dibayar penumpang masih dibahas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mulai Oktober nanti, bus Trans Banyumas resmi berbayar.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas tengah melakukan koordinasi terkait penentuan tarif program transmigrasi Buy The Service (BTS) di Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Banyumas Agus Nur Hadie, Rabu (31/8/2022).

"Rencana, nanti, bulan Oktober, akan mulai berbayar."

"Tarif yang kami usulkan di Banyumas Rp 3.500-Rp 3.900 untuk umum, pelajar kurang dari itu, sekitar 50 persennya," katanya.

Baca juga: Jumlah Penumpang Trans Banyumas Meningkat selama Lebaran, Per Hari Capai 6000 Penumpang

Baca juga: Trans Banyumas Jadi Transportasi Favorit Warga, Masih Gratis!

Menurutnya, tarif setiap daerah yang mempunyai program BTS berbeda-beda, tergantung daya beli masyarakat.

"Kalau aturan September fiks, bakal diterapkan Oktober nanti," ungkapnya.

Saat ini, layanan Trans Banyumas masih bisa dinikmati secara gratis.

Nantinya, setelah berbayar, uang akan langsung masuk ke pemerintah pusat.

Agus optimistis, Trans Banyumas tetap diminati meski akan dikenai tarif.

"Tetap optimis tinggi karena nanti, BBM diproyeksikan naik terus," ucapnya.

Baca juga: CCTV Kurang Jelas, Polisi Kesulitan Identifikasi Pemotor Kabur setelah Isi BBM di Wangon Banyumas

Baca juga: Gebyar PAUD Banyumas Berlangsung Meriah, Bupati Husein Ikut Menari Tarian Geol Mas

Menurut Agus, kenaikan harga BBM akan membuat warga berpikir ulang menggunakan kendaraan pribadi.

"Pertamax harganya tinggi, orang akan memilih naik transportasi umum," ungkapnya.

Selain itu, agar layanan Trans Banyumas semakin mudah dijangkau, akan dibuat simpul-simpul halte terintegrasi.

"Kami sedang menyiapkan simpul-simpul integrasi. Nanti, mungkin akan kita bahas," imbuhnya. (*)

Baca juga: Wabah PMK di Jepara Belum Tuntas, Kini Menyebar ke Kambing

Baca juga: Kronologi Hilangnya Pegawai Bapenda Kota Semarang, Makan Bareng Anak-anak sebelum Berangkat Kerja

Baca juga: Santri di Kroya Cilacap Tewas Tertemper Kereta, Diduga Tak Menyadari KA Lewat karena Bercanda

Baca juga: Ribuan Warga Purbalingga Arak 300 Replika Tandu Jenderal Soedirman, Tempuh Jarak 24 Kilometer

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved