Berita Banyumas
CCTV Kurang Jelas, Polisi Kesulitan Identifikasi Pemotor Kabur setelah Isi BBM di Wangon Banyumas
Polsek Wangon Banyumas meminta pengelola SPBU mengarahkan kamera pengawas atau CCTV ke lokasi pengisian BBM sebagai langkah pengawasan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Polsek Wangon Banyumas meminta pengelola SPBU mengarahkan kamera pengawas atau CCTV ke lokasi pengisian BBM sebagai langkah pengawasan.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah kejadian pembeli kabur tanpa membayar setelah mengisi BBM, seperti yang terjadi di SPBU Wangon, beberapa waktu lalu.
Kapolsek Wangon AKP Suprijadi mengatakan, dalam kasus tersebut, polisi kesulitan mengidentifikasi pelat nomor sepeda motor pelaku.
"Bhabinkamtibmas sudah berkoordinasi, dari CCTV yang ada di SPBU Wangon, tidak kelihatan pelat nomor sepeda motor yang ngisi BBM tidak bayar," kata Kapolsek Wangon AKP Suprijadi, saat dihubungi, Selasa (30/8/2022).
Baca juga: Viral, Pemotor Honda Tiger Tancap Gas Tanpa Membayar Setelah Isi Pertalite di SPBU Wangon Banyumas
Baca juga: Gebyar PAUD Banyumas Berlangsung Meriah, Bupati Husein Ikut Menari Tarian Geol Mas
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, kata Suprijadi, polisi telah meminta pengelola SPBU lebih waspada dan memperbaiki posisi CCTV.
Sehingga, lebih mudah memonitor kendaraan yang mengisi BBM.
Suprijadi juga meminta pengelola SPBU segera menghubungi polisi apabila menjumpai sesuatu yang mencurigakan.
"Bhabinkamtibmas mengimbau agar segera menghubungi pihak Polsek Wangon bila ada hal-hal atau gerak-gerik yang mencurigakan kapan saja waktunya, agar bisa diambil langkah antisipasi," ujar Suprijadi.
Imbauan serupa, kata Suprijadi, juga telah disampaikan kepada pengelola SPBU lain.
Di wilayah Polsek wangon terdapat dua SPBU, yaitu di Desa Wangon dan Desa Jambu.
Diberitakan sebelumnya, video seorang pengendara sepeda motor yang kabur usai mengisi BBM di SPBU Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, viral di media sosial.
Baca juga: 10 SMA/SMK Terbaik di Eks Karesidenan Banyumas Berdasarkan LTMPT: SMA Al Irsyad Purwokerto No 1
Baca juga: Berantas Perjudian, Polresta Banyumas Amankan 8 Bandar Lokal Judi Togel Hongkong
Awalnya, pengendara motor tersebut tampak mengisi BBM seperti biasa. Dia meminta tangki BBM motor diisi Pertalite penuh atau senilai Rp 100 ribu.
Sementara, di belakangnya, juga cukup banyak pengendara lain yang mengantre.
Namun, setelah diisi, pengendara motor tersebut bukannya membayar malah langsung tancap gas.
Petugas SPBU sempat terlihat berusaha menarik jaket yang dikenakan namun tidak berhasil. (*)