Pegawai Bapenda Semarang Hilang

Kronologi Hilangnya Pegawai Bapenda Kota Semarang, Makan Bareng Anak-anak sebelum Berangkat Kerja

Keluarga pegawai Bapenda Kota Semarang, Iwan Budi, menceritakan kronologi hilangnya Iwan Budi sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

ISTIMEWA/Dok Pemkot Semarang
Kolase foto Iwan Budi, pegawai Bapenda Pemkot Semarang, yang dilaporkan keluarga hilang. Keberadaan Iwan Budi terakhir terpantau CCTV di SPBU Ngesrep Timur V, Rabu (24/8/2022) pekan lalu, pukul 06.45 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Keluarga pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi, menceritakan kronologi hilangnya Iwan Budi sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

Adik ipar Iwan, Yosep Prastowo menuturkan, terakhir, Iwan terpantau kamera pengawas atau CCTV di traffic light daerah Akpol pada Rabu (24/8/2022) sekitar pukul 06.40 WIB.

Setelah itu, Iwan tak lagi diketahui keberadaannya.

"Pada (Rabu) pukul 07.30, ponsel kakak ipar saya sudah tidak aktif hingga saat ini. Dia melaju lurus, tidak belok. Kakak Ipar saya saat itu naik Vario merah," ujarnya, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Pegawai Bapenda Kota Semarang Dilaporkan Hilang, Terakhir Terpantau di SPBU Ngesrep

Baca juga: Carlos Fortes ke Benfica Portugal, Tapi Ia Tegaskan Masih Pemain PSIS Semarang, Ada Apa?

Menurut Yosep, kepada keluarga, Iwan berangkat menjadi narasumber di sebuah hotel di wilayah Gajahmungkur.

Namun, dari pihak kantor mengatakan, Iwan tidak hadir dalam acara tersebut dan tidak melakukan presensi di kantor.

"Yang mau saya tanyakan, kakak ipar saya tidak hadir menjadi narasumber kok kantor tidak telepon istrinya atau kakak saya. Seharusnya, telepon keluarganya yang di rumah," jelasnya.

Ia menuturkan, hingga saat ini, pihak keluarga tidak mendapatkan informasi dari teman terdekat Iwan terkait keberadaan Iwan.

Pihak keluarga juga masih melakukan pencarian.

"Kakak ipar saya tidak ada masalah keluarga. Bahkan, sebelum berangkat kerja, makan bersama dengan anak-anaknya."

"Sebelum kerja, juga menyiapkan mobil yang akan digunakan kakak saya untuk kerja," tutur dia.

Baca juga: Satu Keluarga Maling Kucing Seharga Rp 2,2 Juta di Semarang Terekam CCTV: Berbagi Peran!

Baca juga: Kini Berisi Bangunan Megah, Area Islamic Center Kota Semarang Dulunya Bandara Pertama di Kota Lunpia

Sementara, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan orang hilang dari keluarga Iwan.

"Saat ini, kami sedang melakukan penyelidikan di CCTV sekitar. Berdasarka keterangan keluarga, katanya masih terpantau di dekat Akpol, kami sinkronkan," ujarnya.

Saat ini, pihaknya telah memeriksa keluarga Iwan. Pihaknya juga meminta keterangan dari kantor Iwan bekerja.

"Ini laporan orang hilang. Kami juga belum tahu apa yang terjadi dengan orang ini," imbuhnya. (*)

Baca juga: Santri di Kroya Cilacap Tewas Tertemper Kereta, Diduga Tak Menyadari KA Lewat karena Bercanda

Baca juga: Ribuan Warga Purbalingga Arak 300 Replika Tandu Jenderal Soedirman, Tempuh Jarak 24 Kilometer

Baca juga: Truk Bermuatan Besi Sasak Warga di Tepi Jalan Sultan Agung Kota Bekasi. 10 Tewas, 20 Orang Terluka

Baca juga: Bus PO Haryanto Terobos Lampu Merah, Tabrak Pemotor hingga Meninggal di Simpang Paldaplang Sragen

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved