Berita Pati

Maling Dokumen DPRD Pati Diringkus Polisi. Barang Curian Dijual Kiloan, Dapat Uang Rp 10 Juta

Polisi menangkap pencuri dokumen di gedung DPRD Pati dan dua kantor di Pemkab Pati.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Mazka Hauzan Naufal
Tumpukan dokumen yang dicuri JHK (44) dari gedung DPRD Pati dan dua kantor di Pemkab Pati ditunjukkan kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Polisi menangkap pencuri dokumen di gedung DPRD Pati dan dua kantor di Pemkab Pati. Menurut polisi, dokumen penting yang diambil pencuri tersebut kemudian dijual sebagai barang rongsok.

Pelaku berinisial JHK (44), warga Dukuhseti, Kabupaten Pati, beraksi setelah dibantu tiga orang yang kini masih berstatus sebagai saksi.

"Tersangka mencuri dokumen-dokumen penting, yang sudah dijilid. Modusnya dengan mengelabuhi penjaga, menyampaikan bahwa yang bersangkutan sudah mendapat izin dari pejabat di instansi yang jadi sasaran pencurian untuk masuk ke dalam ruangan," ujar Kapolres Pati AKBP Christian Tobing dalam konferensi pers di Aula Sarja Arya Racana Polres Pati, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Maling Satroni 8 Ruangan Fraksi DPRD Pati, Dokumen Penting Raib!

Baca juga: Tak Hanya Gedung DPRD, Maling Dokumen Juga Satroni Satpol PP dan Disdagperin Pati

Christian mengatakan, setelah masuk ke kantor-kantor tersebut, JHK mengambil dan mengangkut berkas-berkas tersebut menggunakan mobil pikap untuk dijual sebagai limbah kertas (rongsokan).

"Tersangka mendapat uang sekira Rp 10 juta dari hasil menjual kertas-kertas itu ke pengepul di Kudus. Hasilnya, dipakai untuk kebutuhan sehari-hari," jelas Christian.

Menurut dia, JHK beraksi lima kali dalam kurun waktu 5 hingga 24 Agustus 2022.

Ketika ditanya apakah ada aktor intelektual yang menyuruh JHK mencuri dokumen penting, Christian mengatakan tidak ada.

"Setelah diperiksa, tersangka mengakui, ini inisiatifnya sendiri. Tidak ada yang menyuruh."

"Motifnya, sementara ini, berdasarkan hasil pemeriksaan kami, untuk dijual."

"Tapi, kami tidak menutup kemungkinan pengembangan ke depan, mungkin ada temuan keterangan baru, kami kembangkan ke arah motif lain," jelas dia.

Baca juga: Ikatan Batin Persipa Pati dan Moch Soebroto Magelang, Yakin Curi Poin Lawan Nusantara United

Baca juga: Dua Motor Adu Banteng di Jekulo Kudus, Warga Pati Tewas

Ketika ditanya adakah unsur politis dalam peristiwa ini, Christian mengaku belum mendapatkan.

Secara kebetulan, dokumen yang digasak JHK merupakan draf RAPBD 2023 pati yang tengah dibahas.

"Tapi, kami tetap melakukan pemeriksaan dan mencari tambahan keterangan," ujar dia.

Menurut Christian, JHK sempat kabur ke luar kota sebelum akhirnya ditangkap di wilayah Pati.

"Kami sita barang bukti uang tunai Rp 1,7 juta dan kertas dokumen penting dari instansi-instansi seberat 710 kilogram. Selain itu, kami amankan juga satu mobil pikap," jelas dia.

Christian menuturkan, tersangka dijerat Pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pencuri menggondol dokumen penting dari delapan ruang fraksi di DPRD Pati.

Selain di gedung DPRD, pencuri juga menyambangi kantor Satpol PP dan Disdagperin Pati.

Dalam peristiwa yang terjadi berdekatan itu, pencuri membawa dokumen-dokumen penting, termasuk draf RAPBD Pati yang dibahas di DPRD. (*)

Baca juga: Ratusan Warung di Pantai Suwuk Kebumen Rusak Dihajar Gelombang Tinggi, Pedagang Berharap Bantuan

Baca juga: Carlos Fortes ke Benfica Portugal, Tapi Ia Tegaskan Masih Pemain PSIS Semarang, Ada Apa?

Baca juga: Cegah Perluasan Cacar Monyet, Kemenkes Pesan 2000 Vaksin dari Denmark dan Obat dari AS

Baca juga: Antrean Mobil dan Motor Terjadi di SPBU Ngawen Blora Hingga Bikin Macet, Ini Penyebabnya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved