Selasa, 19 Mei 2026

Berita Semarang

Rumah Pensiunan Pegawai Kemenag Semarang Terbakar, Suara Api Melalap Kulkas Dikira Kucing

Rumah pensiunan pegawai Kemenag Kota Semarang di Jalan Nakula Raya Pendrikan Kidul Kota Semarang ludes terbakar, Kamis (7/7/2022).

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Damkar Kota Semarang
Api melalap bangunan lantai dua rumah pensiunan Kemenag Kota Semarang di Jalan Nakula Raya RT 04 RW 01 Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (7/7/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rumah tinggal pensiunan pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Ahmad (70) di Jalan Nakula Raya RT 04 RW 01, Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, ludes terbakar, Kamis (7/7/2022).

Kebakaran terjadi sekira pukul 03.00 WIB dan diketahui setelah Ahmad melakukan salat tahajud.

Api melalap lantai dua rumah berukuran 18x10 meter yang digunakan sebagai tempat tinggal.

Saat kejadian, rumah tersebut dihuni Ahmad dan istri, Sintari (70), serta seorang cucu berusia 10 tahun, yang duduk di kelas 5 SD.

"Iya, bapak tahu kebakaran setelah salat tahajud sekira pukul 03.00 sampai pukul 03.30," ujar anak pemilik rumah, Dinta, di lokasi.

Baca juga: Fakta PSIS Semarang Vs Arema FC: Tim Debutan Semifinal Lawan Tim 2 Kali Juara Piala Presiden

Baca juga: Setiap Rabu, Pegawai Pemkot Semarang Dilarang Naik Kendaraan Pribadi Ke Kantor. Apa Alasannya?

Menurut Dinta, kebakaran diketahui terjadi setelah Ahmad salat tahajud.

Saat itu, Ahmad mendengar suara gaduh dari arah kulkas yang berada di dekat kamar.

Kulkas berada di ruang makan lantai dua rumah tersebut.

"Bapak kira itu suara kucing, buka pintu kamar, terlihat kulkas sudah terbakar," tuturnya.

Ahmad kemudian mengajak istri dan cucunya menyelamatkan diri ke lantai satu dan keluar rumah.

Tak berapa lama, api merembet ke ruangan lain hingga seluruh bangunan di lantai dua ludes terbakar.

"Bapak berinisiatif masuk lagi untuk mematikan sambungan listrik rumah lewat garasi," tutur Dinta.

Ia mengatakan, bapaknya kemudian meminta tolong ke warga sekitar yang diteruskan ke Damkar Kota Semarang.

"Damkar kesulitan masuk ke sini karena wilayah sini memang kalau tidak biasa, bingung," terangnya.

Ia menyebut, Damkar tiba selepas 15 menit sampai 20 menit setelah kejadian. Ada empat unit damkar yang membantu pemadaman api.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved