Berita Semarang

Cek Tol Semarang-Demak, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Ingatkan Kontraktor Soal Konstruksi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Senin (4/7/2022).

Editor: rika irawati
Kompas.com/Dok Kementerian PUPR
Progres pembangunan Tol Semarang-Demak terpantau dari udara, Senin (04/07/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Senin (4/7/2022).

Kepada pelaksana proyek, Basuki mengingatkan agar pembangunan memperhatikan aspek konstruksi, waktu, dan keuangan.

Peringatan ini disampaikan Basuki mengingat Tol Semarang-Demak dibangun di atas perairan dan dirancang terintegrasi dengan tanggul laut.

"Ini technical challenge, jadi harus benar-benar diperhatikan," ujar Basuki dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Proyek Tol Semarang-Demak Capai 85 Persen, Uji Coba Direncanakan November 2022

Baca juga: Proyek Tol Demak-Tuban Direncanakan Lewati 39 Desa di Pati, Ini Daftarnya

Tol Semarang-Demak memiliki panjang 26,95 kilometer dan terdiri dari dua seksi yang dibangun melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU).

Yakni, Seksi 1 Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer menjadi porsi pemerintah (APBN) dengan kebutuhan biaya Rp 10 triliun.

Sementara, Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Terkait pembangunan Seksi 1, telah dilaksanakan kontrak dengan paket pekerjaan peninggian Jembatan Kaligawe, elevated freeway, dan pile slab, untuk fase 1A.

Lalu, untuk 1B, pekerjaan tanggul laut dan jalan utama, On/Off Ramp, Jembatan Kali Babon dan Sayung, serta rest area dan gerbang tol.

Selanjutnya, fase 1C, pembangunan Kolam Retensi Terboyo kurang lebih 189 hektar dan Sriwulan kurang lebih 28 hektar, Rumah Pompa Terboyo dan Sriwulan untuk 1C.

Adapun ruas Seksi 1, tengah dilakukan trial embankment sepanjang 0,4 kilometer dengan progres 7,63 persen dan diharapkan selesai pada Januari 2023 hingga 2 lapis timbunan.

Nantinya, dapat dijadikan acuan untuk pekerjaan tanggul laut pada paket kontraktual 1B, di mana Januari 2023 bertepatan mulai pekerjaan timbunan.

Tol Semarang-Demak terintegrasi tanggul laut dengan struktur timbunan di atas laut diperkuat dengan matras bambu setebal 13 lapis.

Baca juga: Persija Cari Striker Lokal, Pemain PSIS Semarang Masuk Radar?

Baca juga: Megawati Soekarnoputri Hadir Paling Awal dalam Perayaan Hari Bhayangkara ke-76 di Akpol Semarang

Selain sistem matras bambu, penguatan kondisi tanah juga dilakukan dengan cara pemasangan material penyalir vertikal pra-fabrikasi (PVD).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved