Berita Banyumas

Pertandingan Futsal IT Telkom Purwokerto Ricuh. 3 Orang Dilarikan ke RS, Polisi Periksa 41 Saksi

Turnamen futsal antarpelajar yang digelar Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (18/6/2022), ricuh.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
Suporter berhamburan saat terjadi kericuhan saat pertandingan futsal antarpelajar di IT Telkom Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (18/6/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Turnamen futsal antarpelajar yang digelar Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (18/6/2022), ricuh.

Akibatnya, tiga orang dilarikan ke rumah sakit dan 41 orang diamankan.

Wakil Rektor III IT Telkom Purwokerto, Dadiek Pranindito mengatakan, turnamen tersebut diikuti 16 tim dari SMA/SMK di eks Karesidenan Banyumas.

Turnamen ini digelar dalam rangka Dies Natalies Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi IT Telkom.

Kericuhan terjadi saat pertandingan mempertemukan tim dari wilayah Ajibarang, Banyumas, dengan tim Cilacap.

Diduga, saling ejek suporter menjadi pemicu kericuhan tersebut.

"Berawal dari saling ejek berkata kasar, salah satu suporter tidak bisa menerima, hingga akhirnya terjadi keributan," kata Dadiek dalam keterangan resmi, Sabtu malam.

Baca juga: Sembilan Pasangan Mesum Terjaring Razia Kos di Purwokerto Banyumas, Mayoritas Masih Usia SMA

Baca juga: 169 Peslalom Ikuti Kejurnas Slalom 2022 di GOR Satria Purwokerto Banyumas

Baca juga: Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Ledakan di Kebasen Banyumas, Sebagian Bahan Mercon Dimusnahkan

Baca juga: Gerebek Toko Kelontong di Dukuwaluh Banyumas, Polisi Temukan Ribuan Obat Tramadol HCl Dijual Bebas

Menurut Dadiek, tiga korban merupakan mahasiswa IT Telkom Purwokerto dan suporter dari Cilacap.

Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Wijayakusuma dan RSUD Margono Purwokerto.

"Kondisi korban yang mengalami luka-luka dan membutuhkan perawatan, sudah kami larikan ke rumah sakit terdekat. Dan saat ini sedang menjalani perawatan di sana," imbuhnya.

Akibat kericuhan tersebut, pertandingan akhirnya dibubarkan.

"Ini di luar kendali kami. Ini menjadi pembelajaran kami bersama. Sudah ditangani dengan baik dan sudah kondusif," ungkap Dadiek.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi S mengatakan, pertandingan yang dimulai pukul 10.00 WIB awalnya berjalan kondusif.

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, keributan terjadi.

Saat ini, pihaknya telah memeriksa 41 saksi, baik suporter yang terlibat kericuhan, korban, maupun panitia acara. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Minggu 19 Juni 2022: Rp 1.034.000 Per Gram

Baca juga: Seorang Pekerja Bangunan Proyek Terminal Tingkir Salatiga Tewas!

Baca juga: Kolam Renang Tirta Sari Pekalongan, Riwayatmu Kini

Baca juga: Kiper Andalan Persijap Jepara Resmi Pindah ke Tim Peserta Liga 1 PSM Makassar

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved