Berita Purbalingga

Tim Gabungan Monitoring Migor Purbalingga Pantau ke Pasar: Stok Aman, Harga Tertinggi Rp 16 Ribu/Kg

Tim Monitoring Distribusi Minyak Goreng Curah Purbalingga terus memantau stok dan harga minyak goreng di pasaran pascapencabutan subsidi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dinperindag Purbalingga
Tim monitoring minyak goreng curah Purbalingga melakukan pengawasan ke distributor minyak goreng curah di Purbalingga untuk memastikan stok aman dan harga stabil, Selasa (7/6/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Tim Monitoring Distribusi Minyak Goreng Curah Purbalingga terus memantau stok dan harga minyak goreng di pasaran pascapencabutan subsidi minyak goreng curah dari pemerintah.

Hasil pengawasan yang dilakukakn di sejumlah tempat, Selasa (7/6/2022), tim menemukan harga tertinggi yang harus dibayar konsumen Rp 16.000 per kilogram.

Tim monitoring ini terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Purbalingga, Kejaksaan Negeri Purbalingga, TNI, Polri, dan dinas terkait.

Kepala Bidang Perdagangan Dinperindag Wasis Pambudi mengatakan, monitoring ini juga bertujuan memastikan level distributor minyak goreng curah di Purbalingga.

Saat ini, ada delapan distributor minyak goreng curah di purbalingga.

"Ada dua kategori besar, yaitu CV Mascot dan CV Sumber Alam, yang saat ini persepsinya masuk kategori distributor level 2."

"Dan, enam lainnya, Toko Sari Wangi, Toko Pramoda, Toko Slamet, Toko Rahayu, Toko Ragil Wangi, dan Toko Safari, yang masuk kategori distributor level 3," katanya dalam rilis, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah Lebihi HET, Bupati Purbalingga Minta Pemangkasan Distributor Ketiga

Baca juga: Siap-siap! Harga Minyak Goreng Curah Berpotensi Naik. Mulai 31 Mei 2022, Pemerintah Cabut Subsidi

Baca juga: Hingga Hari Ketujuh Masih Nihil, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pemancing Hilang di Purbalingga

Baca juga: Alhamdulillah, Desa Karangbawang Purbalingga Kini Punya Ambulans. Bisa Cepat Mengantar Warga ke RS

Dari pantauan yang dilakukan ke tempat-tempat itu, Wasis mengatakan, stok minyak goreng, baik curah maupun kemasan, di Purbalingga, aman.

Bahkan, para distributor besar yang ditemui menyatakan sanggup memenuhi permintaan pasar.

"Alhamdulillah, baik kemasan maupun curah, saat ini, stoknya cukup."

"Kami tadi sudah berkomunikasi dengan dua distributor, menyatakan siap melayani permintaan minyak goreng, berapapun jumlahnya," lanjutnya.

Sementara, seorang distributor minyak goreng Sungkono mengatakan, saat ini, stok minyak goreng curah di tokonya masih aman.

Dia menjual minyak goreng curah di harga Rp 14.500 per kilogram.

"Saya menjual minyak goreng curah Rp 14.500 per kilonya, sedangkan untuk minyak goreng kemasan Rp 22 ribu per liter," ujarnya.

Baca juga: Lawan Kuwait dalam Suhu hingga 42 Derajat Celcius, Pelatih Shin Tae-yong Optimistis Indonesia Menang

Baca juga: Akibat Longsor, Akses Jalan Utama Wirogomo-Spakung Semarang Terputus

Baca juga: Seorang Mahasiswa Meregang Nyawa saat Berduaan dengan Pacar di Kamar Indekos Tembalang Semarang

Baca juga: Pulang Rayakan Kelulusan, Empat Remaja di Sleman Yogyakarta Jadi Korban Bacok saat Makan Bakso

Wasis menambahkan, Dinperindag berharap, harga minyak goreng di Purbalingga berangsur stabil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved