Jumat, 24 April 2026

Berita Salatiga

Akibat Longsor, Akses Jalan Utama Wirogomo-Spakung Semarang Terputus

Longsor terjadi di Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Semarang akibat curah hujan yang tinggi.

tribunbanyumas.com/hanes walda
Warga Desa Wirogomo bersihkan longsoran tanah yang menutupi akses jalan, Selasa (7/6/2022).Tribunbanyumas.com/Hanes Walda. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Longsor terjadi di Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Semarang akibat curah hujan yang tinggi.

Dari pantauan Tribunbanyumas.com saat di lokasi, puluhan warga gotong royong membersihkan longsoran yang menutupi jalan.

Kepala Desa Wirogomo, Suwignyo mengatakan, pada Senin (6/6/2022) terjadi hujan yang sangat lebat di daerah tersebut.

"Senin sekitar pukul 14.00 WIB hujannya sangat deras disertai angin kencang," kata Suwignyo kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Api Muncul saat Mengisi BBM di SPBU Ungaran Kebumen, Mobil Mitsubishi Hangus Terbakar

Menurutnya, ada dua titik longsor yang berada di Desa Wirogomo.

"Longsor yang pertama kali terjadi yakni di depan rumah warga, longsor susulannya ada di jalan masuk menuju kampung," ujarnya.

Longsor susulan berada di lereng Gunung Samber Gelap.

"Longsor susulannya sekitar pukul 18.30 WIB dengan ketinggian longsor sekitar 15-20 meter,” ujarnya.

Baca juga: Hati-Hati bagi Pengguna Jalan Tol! Tebing Setinggi 7 Meter Longsor di Tol Ungaran-Bawen Semarang

Dampak longsor mengakibatkan akses dua desa yakni Wirogomo dan Spakung terputus.

"Akibat longsor, aktivitas warga menjadi terganggu karena jalan yang tertimpa longsor merupakan akses satu-satunya warga," paparnya.

"Sekitar 50 KK di Desa Wirogomo terisolir akibat longsor," imbuhnya.

Baca juga: Ganjar Beserta Istri Lakukan Trail Running, Cuma Satu Jam Libas Trek CLBK Ungaran

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang untuk menanggulangi longsor di Wirogomo.

"Tanah di daerah sini itu rawan longsor apalagi curah hujan yang tinggi, solusi untuk menanggulangi longsor dengan penghijauan," ujarnya. (*)

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Kota Semarang Tembus Rp 90 Ribu/Kg, Pembeli Beralih ke Saus Sambal

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved