Selasa, 7 April 2026

Berita Internasional

Disetujui PBB, Turki Resmi Ganti Nama Jadi Turkeyi

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui perubahan nama Turkey menjadi Turkiye, Rabu (1/6/2022).

Editor: rika irawati

 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui perubahan nama Turkey menjadi Turkiye, Rabu (1/6/2022).

Nama baru ini efektif digunakan sejak disetujui PBB.

Mengutip CNN, Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan bahwa PBB menerima perubahan nama menjadi Turkiye.

Tepatnya, setelah PBB menerima permintaan resmi pergantian nama dari Pemerintah Turki, serta memastikan bahwa dokumen tersebut sah.

Dujarric menyatakan bahwa pergantian nama adalah kebebasan setiap negara.

"(Pergantian nama negara) Itu bukan masalah, bukan kewenangan kami untuk menerima atau tidak menerima," kata Dujarric dikutip Kompas.com dari CNN.

"Negara bebas memilih nama negara masing-masing. (Pergantian nama negara) Itu tidak terjadi setiap hari tetapi bukan hal yang aneh jika negara mengubah nama mereka," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Omicron Tembus 136, Kemenkes Imbau Warga Tak Kunjungi Turki dan Arab Saudi. Ini Alasannya

Baca juga: Lulus dari UMP Purwokerto, Mahasiswa Asal Turki: Kuliah di Sini Banyak Praktik daripada Teori

Baca juga: Ribuan Orang Ikuti Salat Jumat Pertama setelah Hagia Sophia Berubah Jadi Masjid

Permohonan pergantian nama menjadi Turkiye sudah sejak beberapa waktu lalu diajukan pihak pemerintah.

Bahkan, kampanye pergantian nama menjadi Turkiye sudah berlangsung sejak Desember 2021 lalu, di bawah kepemimpinan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, pergantian nama dilakukan untuk meningkatkan branding atau nilai merek (brand value) negara tersebut.

Cavusoglu pun melayangkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

"Saya menginformasikan kepada Anda, sesuai dengan Surat Edaran Presiden, tertanggal 2 Desember 2021, tentang penggunaan kata Turkiye dalam bahasa asing dan bagian dari strategi branding maka Pemerintah Republik Turkiye, selanjutnya akan mulai menggunakan nama Turkiye untuk menggantikan nama Turkey, Turkei, dan Turquie yang digunakan sebelumnya guna merujuk pada Republik Turkiye," bunyi surat tersebut.

Usai mengantongi restu dari PBB, Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun pun langsung mengunggah video promosi di Twitter Turki, berjudul: #HelloTurkiye.

Alasan Ganti Nama

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved