Gunung Merapi Terkini
Gunung Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar, Tercatat 6 Jam Terjadi 10 Kali Guguran Lava
Guguran lava pijar kembali dikeluarkan Gunung Merapi, Senin (30/5/2022). Dalam enam jam, tercatat ada 10 kali guguran lava pijar hingga 1,8 kilometer.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SLEMAN - Guguran lava pijar kembali dikeluarkan Gunung Merapi, Senin (30/5/2022). Dalam enam jam, tercatat ada 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncuran hingga 1,8 kilometer ke arah barat daya.
Hal itu terlihat dalam pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mulai pukul 00.00-06.00 WIB.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, secara meteorologi, cuaca cerah dan berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 13-18 derajat Celcicus, kelembaban udara 64-93 persen, dan tekanan udara 759.2-918 mmHg.
"Secara visual, gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 10-20 m di atas puncak kawah," katanya.
Baca juga: Ganjar: Warga Siap Hadapi Erupsi Merapi dengan Metode Desa Kembar
Baca juga: Puncak Merapi Diguyur Hujan, 24 Truk Penambang Batu di Kali Boyong Sleman Terjebak Banjir Lahar
Baca juga: Giliran Gunung Merapi Bergejolak, Keluarkan Lava Panas dalam 6 Jam
Selama waktu pengamatan tersebut, petugas juga mencatat terjadinya gempa guguran sebanyak 20 kali, dengan amplitudo 3-19 mm berdurasi 27,7-130,7 detik.
Hybrid/fase banyak berjumlah dua kali dengan amplitudo 4-12 mm, S-P 0,4-0,5 detik, durasi 5-6,2 detik.
"Tingkat aktivitas Gunung Merapi, saat ini, masih berada di level III atau siaga," katanya.
Menurutnya, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng, sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara, meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik, bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Hanik pun meminta masyarakat tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat juga diminta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar gunung.
"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul UPDATE Gunung Merapi 30 Mei 2022: Keluarkan 10 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur 1,8 Km.
Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Lepas Masker Sepenuhnya, Tunggu Catatan Kasus Covid hingga Pertengahan Juni
Baca juga: KUB Bumisari Purbalingga Jadi Pilot Project Desa Devisa, Dapat Pendampingan Ekspor Gula Semut
Baca juga: Nasi Pecel Mbah Jito Blora Tak Pernah Sepi Pembeli. Saat Hari Libur, Antrean Sampai Pakai Nomor
Baca juga: Tepergok Curi Motor Petani Cabai, Warga Jipang Brebes Nyaris Babak Belur Dihajar Massa