Berita Semarang
Pasar Hewan Ambarawa Semarang Masih Ditutup, Pedagang Kambing Terpaksa Jualan di Tepi Jalan
Para pedagang kambing terpaksa menjual ternak mereka di luar Pasar Hewan Pon Ambarawa-Bawen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, lantaran pasar ditutup.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, AMBARAWA - Para pedagang kambing terpaksa menjual ternak mereka di luar Pasar Hewan Pon Ambarawa-Bawen, Ambarawa, Kabupaten Semarang, lantaran pasar masih ditutup, Jumat (27/5/2022).
Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menutup seluruh tempat penjualan hewan, termasuk Pasar Hewan Ambarawa, sejak 22 Mei 2022 hingga 6 Juni 2022 mendatang, guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan.
Aktivitas jual beli hewan ternak di Pasar Hewan Ambarawa memang berlangsung setiap Pon atau hari pasaran menurut kalender Jawa.
Tampak, empat hingga lima mobil pikap yang mengangkut kambing berada di depan pasar tersebut, termasuk di tepi Jalan Palagan atau Jalan Raya Bawen-Ambarawa.
Marjo, pedagang kambing, mengaku terpaksa berjualan di luar pasar dan di tepi jalan.
Dia pun bersyukur bisa menjual lima kambing.
"Biasanya, kalau pas Pon dan pasarnya dibuka, ya sampai 15 ekor (yang terjual)."
"Ya, termasuknya, tidak laku ini, tetap beda dengan kalau pasarnya buka," ungkapnya, Jumat.
Baca juga: 7 Pasar Hewan Ditutup 2 Pekan di Kabupaten Semarang, Penemuan Kasus Penyakit Mulut dan Kuku
Baca juga: Tujuh Kios di Pasar Projo Ambarawa Semarang Terbakar, Api Lalap Deretan Kios Selep
Baca juga: Ditemukan Sapi Positif Penyakit Mulut Kuku PMK di Kota Semarang, Langsung Isolasi!
Marjono pun terpaksa pulang ke tempat asalnya, Boyolali, membawa kembali beberapa ekor sapi dan kambing yang dibawa menggunakan mobil pikap.
Ia akan mencari pembeli di tempat lain agar kambing-kambing yang telah ia beli bisa laku terjual.
Subari, pedagang lain, memilih tak membawa ternaknya ke pasar. Padahal, dia berencana menjual enam sapi yang ada di rumah.
"Ya, bisanya, saya bawa ke sini. Nanti (dibawa) waktu pasarnya sudah buka saja."
"Saya bantu-bantu teman cari pembeli saja," ujar warga Bawen, Kabupaten Semarang, tersebut.
Pantauan di lapangan, para pedagang yang sempat berjualan di luar pasar, tak terlalu lama.
Beberapa saat setelah tidak mendapati pembeli, mereka meninggalkan lokasi.