Berita Demak

Bertahan di Tengah Rob, Warga Sriwulan Demak: Rob Kali Ini Luar Biasa, Seperti Tsunami Kecil

Warga Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih bertahan di rumah meski permukiman dibanjiri rob, Selasa (24/5/2022).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/REZA GUSTAV
ILUSTRASI. Anak-anak bermain air di genangan banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Minggu (14/11/2021). 

"Alhamdulillah, warga masih dalam kondisi baik, ada empat manula yang dibawa keluarganya keluar karena tidak ada tempat pengungsian khusus," ujar Zamroni.

Baca juga: Banyak Lowongan Kerja Seusai Lebaran, Pencari Kartu Kuning di Purbalingga Melonjak

Baca juga: 12 KK di Pinggir Sungai Pelus di Relokasi, Bupati Banyumas: Jangan Dijual, Ini Hasil Gotong-royong

Baca juga: Ganjar Siap Dukung Upaya Petani di Klaten Kembangkan Padi Organik Jenis Rojolele Srinuk

Baca juga: Petani di Banjarnegara Tertembak saat Mencabut Rumput, Diduga Korban Salah Tembak Pemburu Babi Hutan

Sementara itu, Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet langsung memantau kondisi warga yang terdampak banjir rob.

Slamet yang didampingi Zamroni, juga memeriksa lokasi tanggul yang jebol serta kesiapan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga.

"Dapur umum harus dikoordinasikan dengan baik. Sehingga, warga yang terdampak rob tidak ada yang terlantar, semua harus dapat makan. Termasuk kebutuhan air bersih juga harus tercukupi," kata Slamet. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terdampak Banjir Rob, Ribuan Warga Demak Pilih Bertahan di Rumah".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved