Berita Demak
Bertahan di Tengah Rob, Warga Sriwulan Demak: Rob Kali Ini Luar Biasa, Seperti Tsunami Kecil
Warga Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih bertahan di rumah meski permukiman dibanjiri rob, Selasa (24/5/2022).
"Alhamdulillah, warga masih dalam kondisi baik, ada empat manula yang dibawa keluarganya keluar karena tidak ada tempat pengungsian khusus," ujar Zamroni.
Baca juga: Banyak Lowongan Kerja Seusai Lebaran, Pencari Kartu Kuning di Purbalingga Melonjak
Baca juga: 12 KK di Pinggir Sungai Pelus di Relokasi, Bupati Banyumas: Jangan Dijual, Ini Hasil Gotong-royong
Baca juga: Ganjar Siap Dukung Upaya Petani di Klaten Kembangkan Padi Organik Jenis Rojolele Srinuk
Baca juga: Petani di Banjarnegara Tertembak saat Mencabut Rumput, Diduga Korban Salah Tembak Pemburu Babi Hutan
Sementara itu, Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet langsung memantau kondisi warga yang terdampak banjir rob.
Slamet yang didampingi Zamroni, juga memeriksa lokasi tanggul yang jebol serta kesiapan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga.
"Dapur umum harus dikoordinasikan dengan baik. Sehingga, warga yang terdampak rob tidak ada yang terlantar, semua harus dapat makan. Termasuk kebutuhan air bersih juga harus tercukupi," kata Slamet. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terdampak Banjir Rob, Ribuan Warga Demak Pilih Bertahan di Rumah".