Berita Kendal

4 Bulan Diburu, Polisi Tangkap Pembunuh Nenek di Cepiring Kendal. Ternyata, Pelaku Anak Korban

Empat bulan diburu, jajaran Satreskrim Polres Kendal menangkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan seorang nenek di Cipiring Kendal tewas.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi tersangka ditahan. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Empat bulan diburu, jajaran Satreskrim Polres Kendal menangkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Suratmi, seorang nenek di Desa Korowelang Anyar, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, tewas.

Polisi menangkap dan menetapkan anak Suratmi, yakni Sunarto alias Tumian sebagai tersangka tunggal kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Kendal AKP Daniel Artasasta Tambunan mengungkapkan, Sunarto ditangkap pada Rabu (18/5/2022) dini hari.

"Pelaku kami amankan di rumahnya di Korowelang Anyar pada Rabu dini hari," terangnya.

Baca juga: Nenek di Kendal Ditemukan Bersimbah Darah di Lantai Dapur, Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan

Baca juga: Berkah Syawalan di Kendal: Ratusan Lontong Opor dan Soto Dibagikan Gratis saat Haul Wali Gembyang

Baca juga: Volume Kendaraan Arus Balik Melonjak, Pengelola Rest Area 389 B Kendal Sampai Tutup Tiga Kali

Baca juga: Makanan Kadaluarsa dan Tak Berizin Edar Ditemukan di Swalayan di Kendal, Pedagang Diminta Menarik

Daniel mengakui sempat kesulitan mengungkap kasus yang terjadi pada pertengahan Desember 2021 itu.

Selain alat bukti, saksi saat kejadian pun minim.

Namun, selama proses penyelidikan dan penyidikan, polisi terus mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan.

Setidaknya, ada 26 saksi yang telah dimintai keterangan, termasuk Sunarto.

Hingga akhirnya, bukti kuat mengarah kepada anak korban tersebut.

"Kami tidak putus asa. Dengan berbagai upaya, termasuk menjalani sejumlah pemeriksaan, akhirnya mengarah kepada tersangka Sunarto," kata dia.

Daniel mengatakan, saat ini, polisi masih memeriksa Sunarto untuk mengungkap motif penganiayaan berbuah pembunuhan itu.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 19 Mei 2022: Rp 1.010.000 Per Gram

Baca juga: Bermain di Alun Alun, Warga Banyumas Tak Bermasker Lagi, Ini Tanggapan Mereka

Baca juga: Alie Sesay Jadi Penutup Kuota Pemain Asing PSIS Semarang, Status Flavio Beck Junior Masih Misteri!

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kaus tersangka yang terdapat bercak darah, sebilah sabit, dan sepeda motor.

"Untuk motifnya sedang kami selidiki lebih lanjut karena saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjutan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Suratmi (70) ditemukan terkapar bersimbah darah di lantai rumahnya, Minggu (19/12/2021).

Suratmi ditemukan seorang tetangga yang datang ke rumah ingin mengantar makanan.

Mendapati Suratmi terluka dan masih bernapas, warga melarikannya ke RSUD dr Soewondo Kendal. Namun, nyawa Suratmi tak tertolong. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved