Berita Jepara

Bandar Sabu di Jepara Berhasil Kabur setelah Istri dan Dua Anaknya Serang Polisi Pakai Kayu

Anggota Polres Jepara diserang keluarga bandar narkoba saat penggerebekan di rumah mereka di Mlongo, Jepara, Jumat (6/5/2022).

Istimewa
Ilustrasi Pengeroyokan 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Anggota Polres Jepara diserang keluarga bandar narkoba saat penggerebekan di rumah mereka di RT 05 RW 04, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlongo, Kabupaten Jepara, Jumat (6/5/2022).

Ketiganya kini diamankan polisi.

Kepala Desa Karanggondang Ali Ronzi Achmad mengatakan, tiga warga desanya yang yang diamankan masing-masing berinisial M, A, dan AN.

Saat itu, sekitar pukul 17.00 WIB, polisi tengah menggerebek rumah mereka untuk menangkap bandar sabu berinisial S alias BD (52).

Menurut Ronzi, M adalah istri S, sementara A dan AN merupakan anak S dan M.

Baca juga: Pastikan Siap Angkut Pemudik, Sopir dan Krus Bus Jurusan Jepara-Jakarta Jalani Tes Urine

Baca juga: Jelang Lebaran, Polres Jepara Giatkan Razia Petasan

Baca juga: Pindang Serani: Kuliner Khas Jepara Berupa Ikan Laut Dicampur Bumbu Kuah Segar

Baca juga: Mobil Honda Jazz Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan HOS Cokroaminoto Jepara saat Hujan disertai Angin

Ronzi yang saat kejadian berada di lokasi, mengungkapkan, kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga karena keributan yang ditimbulkan.

M membawa kayu dan menyerang polisi. Anak-anak S juga ikut membantu.

"Kejadiannya sekira pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Banyak warga yang berada di lokasi," kata Ronzi, Selasa (10/5/2022).

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Warsono mengungkapkan, penggrebekan itu adalah pengembangan dari kasus yang didalami.

Terkait kejadian petugas diserang, ia mengungkapkan, istri tersangka yang dominan menyerang polisi.

"Sampai Pak Kasatresnarkoba (AKP Noerbiyanti) terluka. Handphone pak kasat itu direbut juga sama pelaku," ujarnya.

Dalam keadaan itu, tersangka yang kedua tanggannya sudah diikat kabel ties berhasil kabur.

Baca juga: Polda Jateng Catat Arus Balik Jateng Lebih Banyak daripada Arus Mudik, Begini Penjelasan Kapolda

Baca juga: Balon Udara Raksasa Jatuhi Dua Rumah di Klaten, Warga Khawatir Terjadi Kebakaran

Baca juga: Kemenkes Catat Ada 15 Kasus Hepatitis Akut pada Anak, Lakukan Penelitian Bersama WHO

Baca juga: JK Terima Penghargaan Tertinggi dari Kaisar Jepang, Berkontribusi Tingkatkan Persahabatan Negara

Warsono mengungkapkan, pihaknya akan menerapkan sejumlah pasal kepada tiga tersangka tersebut, di antaranya, penyerangan dan menghalangi polisi saat proses penangkapan.

Tak hanya itu, tiga tersangka tersebut juga berupaya menghilangkan barang bukti yang sudah diamankan petugas.

Mobil milik polisi juga dirusak. Spion kanan dan kiri dipecah.

"Pelaku memang terkenal licin," imbuhnya.

Dia menegaskan akan memburu tersangka S yang berhasil kabur. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved