Mudik Lebaran 2022

Polda Jateng Catat Arus Balik Jateng Lebih Banyak daripada Arus Mudik, Begini Penjelasan Kapolda

Polda Jawa Tengah mencatat ada 784.663 kendaraan meninggalkan Jateng selama arus balik.

TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Arus lalu lintas di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang masih terpantau ramai, baik menuju arah Semarang maupun keluar Semarang, Selasa (10/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polda Jawa Tengah mencatat ada 784.663 kendaraan meninggalkan Jateng selama arus balik.

Jumlah tersebut 31.318 lebih banyak dibanding arus mudik Lebaran.

Hal ini diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengevaluasi operasi ketupat candi 2022 di Gerbang Tol Kalikangkung, Selasa (10/5/2022).

Kapolda mengatakan, selama operasi Ketupat Candi 2022, terdapat 282 pos pengamanan.

Selama arus mudik Lebaran, kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah berjumlah 753.345 kendaraan, dan puncaknya terjadi pada Sabtu (30/4/2022).

"Artinya, arus mudik dan balik ada selisih 31.318 kendaraan yang meninggalkan Jawa Tengah," ujar Kapolda.

Baca juga: Ganjar Klaim Arus Mudik dan Balik di Jateng Berjalan Lancar

Baca juga: 424 Orang Ikut Balik Rantau Gratis Menggunakan Kereta Api dari Jateng

Baca juga: Arus Balik di Jalur Selatan Banyumas di Simpang Buntu Ramai Lancar, Banyak Warga Lokal Ingin Liburan

Baca juga: Imbas One Way, Arus Lalu Lintas di Jalur Pantura Pekalongan Merayap

Menurut Kapolda, adanya selisih antara arus mudik dan balik dikarenakan durasi waktu mudik panjang sedangkan balik pendek.

"Itulah hasil evaluasi Harkantimselcarlantas kami lakukan," ujarnya.

Di sisi lain, Irjen Luthfi mengakui bahwa kejahatan selama masa Lebaran meningkat. Angka kejahatan naik 295 persen.

"Hal ini sudah menjadi prediksi Ditreskrimsus dan Ditreskrimum Polda Jateng bahwa kebutuhan masyarakat meningkat, angka kejahatan juga meningkat," tutur dia.

Menurutnya, selama masa arus mudik Lebaran, tidak ada kasus menonjol yang menjadi perhatian Polda Jateng dan semua kejadian dapat diselesaikan.

Baca juga: Balon Udara Raksasa Jatuhi Dua Rumah di Klaten, Warga Khawatir Terjadi Kebakaran

Baca juga: Kemenkes Catat Ada 15 Kasus Hepatitis Akut pada Anak, Lakukan Penelitian Bersama WHO

Baca juga: JK Terima Penghargaan Tertinggi dari Kaisar Jepang, Berkontribusi Tingkatkan Persahabatan Negara

Baca juga: Dua Pemuda Kembaran Banyumas Dibekuk Polisi, Curi Barang Rongsokan Senilai Rp 5,5 Juta

Meski operasi Ketupat Candi 2022 telah selesai, Polda Jateng masih melakukan pengamanan arus balik maupun di tempat wisata.

"Nanti, akan dilakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD). Polda Jateng akan mengevaluasi titik-titik mana atau pos-pos mana yang masih perlu dipertahankan, seperti pos di rest area dan tempat-tempat wisata," jelasnya.

Terkait Covid-19, Kapolda Jateng menegaskan semua anggota yang melaksanakan operasi Ketupat Candi telah menjalani swab test. Hasilnya, semua anggota bertugas negatif.

"Perkembangan menggembirakan, ini juga terjadi di masyarakat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved