Lebaran 2022
Tradisi Syawalan di Batang, Lomba Dayung Kembali Digelar Setelah 2 Tahun Dilarang
Tradisi syawalan lomba dayung tradisional rutin dilaksanakan pada hari kedua Lebaran 2022 di Batang.
Penulis: dina indriani | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Tradisi syawalan lomba dayung tradisional rutin dilaksanakan pada hari kedua Lebaran 2022 di Batang.
Kali ini lomba dayung digelar di Sungai Sambong, Kidanglor, Batang, Selasa (3/5/2022).
Tradisi yang sempat tidak digelar selama dua tahun karena pandemi itu mendapat antusias yang cukup tinggi dari masyarakat.
Hal itu terlihat dari penonton mulai dari anak kecil hingga dewasa, berbondong-bondong menyaksikan perlombaan dayung ini.
Baca juga: Kera Ekor Panjang dan Menyajikan Pemandangan Jadi Daya Tarik Obyek Wisata Goa Kreo Semarang
Mereka pun tampak duduk-duduk di tepi kali, tak sedikit pula yang menyaksikan dari jembatan.
Tidak hanya itu, para pedagang makanan hingga mainan anak telah memenuhi sepanjang jalan menuju sungai Klidanglor.
Bupati Batang, Wihaji mengatakan, lomba balap dayung perahu itu merupakan tradisi turun temurun setiap Idulfitri.
"Karena pandemi Covid-19 sempat dihentikan selama dua tahun.
Tahun ini ada kelonggaran maka saya inisiasi kembali.
Masyarakat sudah rindu dengan tradisi ini.
Saya putuskan untuk boleh digelar yang penting prokes (protokol kesehatan)," tuturnya.
Baca juga: Kemenhub Imbau Pemudik Pulang Lebih Awal atau Lebih dari Tanggal 8 Mei untuk Cegah Kemacetan
Menurutnya, digelarnya lomba dayung ini juga untuk uri-uri budaya dan membangkitkan ekonomi di masa pandemi.
"Ini semangatnya untuk uri-uri budaya karena memang sudah menjadi tradisi warga sejak puluhan tahun lalu.
Tidak hanya itu, dari kegiatan ini juga diharapkan bisa membangkitkan ekonomi, bisa dilihat banyak pedagang yang mengais rezeki," ujarnya.
Baca juga: Pedagang Jangan Coba-coba Ngepruk Harga di Guci Tegal, Pengelola Berikan Sanksi Ini Jika Nekat!
Ketua panitia, Iman Rozikin mengatakan, peserta yang mendaftar untuk bisa mengikuti perlombaan ini pun membludak.
Namun, karena masih dalam suasana pandemi peserta dibatasi 300 orang.
"Memang ini menjadi momentum yang dinantikan, pesertanya pun kita batasi sebenarnya di 200 saja.
Tapi membludak yang daftar 400-an, akhirnya kita ambil tengah di 300-an peserta.
Biasanya kita buka untuk luar daerah, tapi karena masih suasana pandemi tahun ini hanya lokal Batang saja," terangnya.
Baca juga: Mau Liburan ke Tawangmangu dan Ngargoyoso Karanganyar? Begini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan
Dalam perlombaan ini, para peserta telah membentuk tim dayung yang akan dilombakan setiap sesi dua dayung untuk adu kecepatan dengan jarak 300 meter.
Perlombaan akan digelar selama lima hari, mulai dari 3 Mei hingga 7 Mei mendatang.
"Hadiahnya ada tropi piagam dan uang tunai total Rp 60 juta," Imbuhnya.(*)