Berita Nasional

Bayar Pajak Motor Lewat Signal, Tak Perlu Lagi ke Samsat untuk Pengesahan. Cukup Cetak QR Code

Pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) kini makin mudah lewat aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
ILUSTRASI. Pelayanan samsat online keliling di Polsek Tegal Barat, Kota Tegal. Baik petugas dan masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) kini makin mudah lewat aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal).

Bahkan, lewat aplikasi ini, wajib pajak tak perlu lagi mendatangi kantor Samsat untuk mendapat stempel atau stiker pengesahan.

Sebelumnya, proses pengurusan pembayaran pajak motor dilakukan di Kantor Samsat Induk, Gerai Samsat, maupun Mobil Samsat Keliling (Samling), yang mengharuskan kehadiran pemohon secara langsung.

Kini, lewat aplikasi Signal, masyarakat bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLJ dari mana saja dan kapan saja.

Baca juga: Di Hadapan Sri Mulyani, Ganjar Ajak Masyarakat dan Pengusaha Tak Takut Bayar Pajak

Baca juga: SPPT PBB P2 di Banyumas Kini Gunakan Tanda Tangan Elektronik, Disertai Pula Info Tunggakan Pajak

Baca juga: Tunggakan Pajak Kendaraan di Kendal Capai Rp 33 Miliar, Bulan Ini Kejar Minimal 10 Persen

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/4/2022), Kombes Pol M Taslim Chairuddin, Kasubdit Ditregident Korlantas Polri, mengatakan, saat ini, Signal sudah ada dan bisa dimanfaatkan di 29 provinsi di seluruh Indonesia.

"Masih ada beberapa pertanyaan dari masyarakat, dulu di STNK, setelah dilakukan pengesahan, ada stiker hologram yang menandai bahwa STNK tersebut sudah dilakukan pengesahan," ujar Taslim, dilansir dari Instagram @humaspajakjakarta, 6 April 2022.

"Bagaimana dengan pelayanan Signal? Untuk pelayanan Signal, stiker itu memang tidak diperlukan. Dan kebetulan memang stiker itu sudah tidak ada lagi di Polri," kata dia.

Taslim juga mengatakan, untuk mengetahui STNK itu sudah sah atau belum, di aplikasi Signal terdapat QR Code, yang menandakan bahwa STNK tersebut sudah dilakukan pengesahan.

"Saya berikan saran kepada masyarakat untuk memudahkan, QR Code itu dimunculkan, kemudian di-print, dan ditempelkan di STNK," ucap Taslim.

"Sehingga, jika ada pemeriksaan di jalan, masyarakat tinggal menunjukkan QR Code itu. Dan ketika QR Code itu ditembak dengan kamera, dia akan tembus ke database yang memberikan keterangan bahwa STNK sudah sah, pajak sudah dibayarkan termasuk SWDKLLJ," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Signal Tak Perlu Stiker Pengesahan".

Baca juga: Truk Susu Tabrak Pagar Masjid Agung Kendal: Asnawi Tinggalkan Salat untuk Cek Kondisi Becak

Baca juga: Meresahkan Warga! Sejumlah Remaja di Mrebet Purbalingga Tunggu Waktu Berbuka Puasa Lewat Balap Liar

Baca juga: Tabrak Pagar Masjid Agung Kendal, Truk Tangki Pengangkut Susu Terguling

Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Sebagian Wilayah Kudus Kebanjiran. Banyak Motor Mogok di Mejobo

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved