Berita Purbalingga

Serahkan Bantuan Sembako dan Lele, Bupati Purbalingga Berharap Warga Makin Gemar Makan Ikan

Pemkab Banyumas serahkan bantuan paket sembako dan ikan kepada warga kurang mampu di dua desa, Kamis (31/3/2022).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBAYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan bantuan kepada warga Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kamis (31/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dan Wakil Bupati H Sudono menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Sirau, Kecamatan Karangmonclol, dan Desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kamis (31/3/2022).

Dalam rilis yang diterima, Jumat (1/4/2022), dijelaskan, bantuan ini diserahkan dalam rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK.

Sejumlah paket bantuan yang diberikan di antaranya bibit tanaman cabai, paket sembako, serta bantuan beras dan ikan lele.

Tiwi, sapaan bupati, mengapresiasi kepedulian PKK tersebut, terutama, ikut menyosialisasikan agar Gerakan Gemarikan sampai tingkat desa. Sehingga, tingkat konsumsi ikan Purbalingga akan naik.

Menurut Tiwi, angka konsumsi ikan di Kabupaten Purbalingga masih relatif rendah dibanding tingkat konsumsi ikan Provinsi Jateng maupun nasional.

Baca juga: Cegah Stunting, Pemkab Purbalingga dan Pemprov Jateng Ajak Warga Gemar Makan Ikan

Baca juga: Gemarikan di Masa Pandemi, Ini Manfaat Kampanye Gemar Makan Ikan di Purbalingga

Baca juga: Begini Komenter Warga Purbalingga Terkait Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp 12.500/Liter

Baca juga: Cek Vaksinasi di Purbalingga, Ganjar Minta Pemkab Genjot Booster Lewat Momentum Izin Mudik Lebaran

Dari data tahun 2020, angka konsumsi ikan Purbalingga menempati rangking ke-16 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Angka konsumsi ikan baru, sebesar 25,11 kg per kapita per tahun.

Sementara, di Desa Bodaskarangjati, Wakil Bupati Sadono menyerahkan bantuan 3.600 bibit tanaman cabai, 150 paket beras dan lele, 40 paket sembako kepada janda kurang mampu.

Pada kegiatan tersebut, Sudono juga meluncurkan Ambulans masyarakat yang digerakan kades setempat, Muhajid.

"Konsepnya berbeda dengan program ambulan desa lainnya. Di sini, kami tidak memiliki mobil ambulans tetapi warga masyarakat kami bantu dengan pemberian bantuan transportasi sehingga kendaraanya ada dimana-mana," kata Kepala Desa Bodaskarangjati Muhajid.

Lewat konsep ini, Muhajid mengatakan, warga terbantu dan pemdes tidak terbebani biaya operasional, baik untuk pengemudi maupun pemeliharaan mobil ambulans.

"Pengelolaanya dilakukan Forum Kesehatan Desa (FKD). Setiap warga kurang mampu dibantu Rp 200 ribu bila ke Purbalingga (RSUD Goeteng Tarunadibrata) dan Rp 300 ribu ke Purwokerto," jelasnya.

Dikatakan Muhajid, pendanaan program Ambulans Masyarakat diprakarsai perangkat desa dan pengurus RT yang saat ini juga didukung donatur warga.

"Saat ini, sudah terkumpul kas sebesar Rp 11.700.000. Mudah-mudahan, ini dapat membantu masyarakat," katanya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Dua Desa di Cilacap Terendam Banjir Lagi

Baca juga: Brebes Catat 14 Kasus Kematian Ibu dalam 3 Bulan, Tempati Urutan Ke-5 di Jawa Tengah

Baca juga: Ternyata Karena Ini Marukawa Tinggalkan Persebaya Surabaya dan Pilih Gabung PSIS Semarang

Baca juga: Profil Carlos Fortes, Pemain Gondrong Pemilik Gol Terbaik di Liga 1 yang Kini Gabung PSIS Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved