Banjir Banyumas
Banjir Sumpiuh Banyumas Masuk Hari Kelima: Jumlah Pengungsi Bertambah, Didominasi Ibu-ibu dan Lansia
Banjir di Kecamatan Sumpiuh, Banyumas belum juga surut bahkan ketinggian air, Minggu (20/3/2022).
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
Pihak kecamatan juga tetap menyuplai bantuan kepada mereka, lewat cara datang ke rumah-rumah menggunakan perahu.
Baca juga: Warga Panik Lihat Toko Mebel di Sumpiuh Banyumas Terbakar, Lokasi Dekat Gudang Kembang Api
Baca juga: Debut Bagas/Fikri di All England Berakhir Sempurna, Raih Juara setelah Taklukkan The Daddies
Baca juga: Jadi Juara Perdana MotoGP Mandalika, Miguel Oliveira Dedikasikan Kemenangan untuk Risman. Siapa Dia?
Baca juga: Hore! Trans Semarang Koridor 1 Rute Terminal Mangkang-Simpanglima Beroperasi sampai Pukul 23.00 WIB
Saat ini, tempat pengungsian didominasi perempuan, anak, dan warga lanjut usia (lansia).
"Suami saya masih di rumah, jaga harta benda karena laki-laki kan bisa jaga diri di kondisi banjir," ujar Parni, di lokasi pengungsian.
Hingga Minggu, bantuan bagi korban banjir di tempat pengungsian terus berdatangan.
Dapur umum di kantor Kecamatan Sumpiuh juga terus beroperasi memasok makanan bagi pengungsi dan warga terdampak banjir.
Sejak banjir terjadi Selasa (15/3/2022), sekolah dan pondok pesantren di wilayah Sumpiuh diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan. (*)