Berita Brebes
2 Anak Korban Percobaan Pembunuhan Ibu di Brebes Kritis, Dirawat di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto
Dua anak korban percobaan pembunuhan oleh seorang ibu di Brebes, mengalami kondisi kritis dan tengah dirawat di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dua anak korban percobaan pembunuhan oleh seorang ibu di Brebes, mengalami kondisi kritis dan tengah mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo Purwokerto, Minggu (20/3/2022).
Dua anak itu, masing-masing bernisial KS (10) dan EM (5).
Kepala Bagian Umum RSUD Margono Purwokerto Dr Veronica Dwi mengatakan, dua bocah tersebut merupakan pasien rujukan dari RS Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, Brebes.
"Betul, siang ini, ada dua pasien rujukan ke IGD RS Margono Soekarjo dari RS Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu. Saat ini, sedang dilakukan terapi dan penanganan medis," ujarnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Minggu.
Baca juga: Warga Panik Lihat Toko Mebel di Sumpiuh Banyumas Terbakar, Lokasi Dekat Gudang Kembang Api
Baca juga: Bikin Resah, Anggota Geng Motor Datang dan Tendang Motor Warga di Kedungwuluh Banyumas
Baca juga: Tarup Sudah Dipasang, Hajatan di Rumah Sumarto Batal Digelar Akibat Banjir di Banyumas
Baca juga: Relawan Kesulitan Menjangkau Titik Banjir di Desa Nusadadi Banyumas, Harus Gunakan Perahu
Demi menghormati privasi korban, pihak rumah sakit enggan membeber lebih detail terkait informasi kesehatan kedua bocah tersebut.
Pihak keluarga juga enggan memberikan keterangan.
Diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Sokawera, Desa Tonjong, RT 03 RW 02, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, digegerkan pembunuhan sadis seorang bocah perempuan AR (7), Minggu (20/3/2022) dini hari.
Nyawa AR melayang di tangan ibu kandungnya, Kanti Umi (35).
Selain AR, Kanti juga berusaha menghilangkan nyawa dua anaknya yang lain, KS (10) dan EM (5).
Namun, KS dan EM berhasil diselamatkan warga. Namun, AR tewas dengan luka gorok di bagian leher.
Kepada polisi, Kanti mengaku tega melukai anak-anaknya karena mendapat bisikan gaib.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Brebes. (Tribunbanyumas/jti)
Baca juga: Berbagi Poin! PSIS Semarang Tahan Imbang Persita Tangerang, Skor Akhir 3-3
Baca juga: Minyak Goreng Langka, Bank Sampah di Bergas Semarang Ini Kesulitan Dapat Pasokan Jelantah dari Warga
Baca juga: Babak Pertama PSIS Semarang Kontra Persita Tangerang, Laskar Mahesa Jenar Tertinggal 2-1
Baca juga: Mampu Atasi Trek Basah, Pebalap Miguel Oliveira dari KTM Red Bull Juarai MotoGP Mandalika 2022