Berita Semarang
Viral! Pernikahan Beda Agama di Kota Semarang: Sudah Ada 1.425 Pasangan Menikah
Pernikahan beda agama yang terjadi di Kota Semarang jadi sorotan warganet dan menjadi viral.
Penulis: budi susanto | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Pernikahan beda agama yang terjadi di Kota Semarang jadi sorotan warganet dan menjadi viral.
Pernikahan beda agama tersebut juga diunggah di akun Tiktok @shaca_alya dengan durasi video 13 detik.
Dalam video nampak sepasang pengantin tengah mengikuti prosesi pernikahan di beberapa tempat.
Baca juga: Hore! KA Kamandaka Kini Layani Rute Cilacap-Semarang PP, Tiket Promo Cuma Rp 70 Ribu
Mempelai wanita mengenakan jilbab, dan mempelai laki-laki mengenakan jas hitam.
Lokasi dalam video berdurasi pendek itu juga memperlihatkan ruangan di dalam gereja.
Tak hanya itu, seorang pastur dan seorang pria yang mengenakan peci juga ada di dalam video tersebut.
Baca juga: Bantu Ojol dan Taksi Daring Perjuangkan Kesejahteraan, Dishub Jateng Janji Panggil Aplikator
Berawal dari video tersebut, Tribunjateng.com (Tribun Network) mencoba menghubungi Ahmad Nurcholish pihak konseling yang sempat menjadi saksi dalam pernikahan beda agama itu.
Saat dihubungi, Ahmad menuturkan pernikahan beda agama yang viral di media sosial itu dilaksanakan Sabtu (5/3/2022) lalu.
"Pernikahan tersebut berlangsung dengan dua tata cara, Islam dan Katolik.
Prosesi akad secara Islam digelar di salah satu hotel di Kota Semarang, dan prosesi pemberkatan digelar di Gereja ST Ignatius Krapyak, Kota Semarang," terangnya, Senin (7/3/2022).
Baca juga: Cekcok Tetangga Berujung Pembangunan Tembok 2 Meter, Warga Mejobo Kudus Tak Bisa Masuk Rumah
Dilanjutkan Ahmad, suami istri tersebut sudah dua tahun melakukan konseling secara intensif dengan Ahmad sebelum memutuskan untuk menikah.
"Proses yang mereka jalani lama, untuk memutuskan menjalankan pernikahan beda agama," katanya.
Sebagai konselor, Ahmad mengaku pasangan yang menikah Sabtu lalu menjadi pasangan ke 1.425 yang menjalankan pernikahan beda agama.
"Yang saya dampingi bersama rekan-rekan memang banyak terkait pernikahan beda agama, bahkan hampir setiap hari ada.
Hampir 15 sampai 20 pasangan beda agama juga menikah setiap bulannya, itu baru yang saya dampingi bersama rekan-rekan," jelasnya.
Baca juga: Ada Gambar Candi Arjuna di Logo Baru Banjarnegara, Apa Maknanya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pernikahan-beda-agama-semarang.jpg)