Senin, 13 April 2026

Berita Semarang

Bus Terperosok di Parit Tol Semarang, Bawa Rombongan Peziarah dari Kepil Wonosobo

Bus berisi peziarah asal Wonosobo, terperosok ke parit di tol Semarang, Senin (28/2/2022).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK JASA MARGA/DOK WARGA
Kolase foto bus bernomor polisi AA 1651 ED terpersosok ke parit di KM 432 + 100 C/B Tol Semarang, Senin (28/2/2022). Para penumpang yang merupakan peziarah dari Wonosobo menunggu bantuan evakuasi setelah bus yang ditumpangi terperosok. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bus berisi peziarah asal Wonosobo, terperosok ke parit di tol Semarang, Senin (28/2/2022).

Beruntung, para peziarah yang mayoritas warga lanjut usia (lansia) itu, selamat.

"Iya, betul, tadi pagi pukul 06.30 WIB, ada kecelakaan bus. Tadi, isinya para peziarah," terang Manajer Trafik JMTO Ruas Semarang A-B-C, Ronni Ermawan, saat dihubungi, Senin siang.

Bus dominasi warna kuning dengan nomor polisi AA 1651 ED itu meluncur dari arah Kaligawe.

Ronni mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan tunggal itu dikemudikan Suprapto (60), warga Kowangan, Temanggung.

Sementara, para penumpang merupakan warga Kepil, Wonosobo.

Baca juga: Penumpang Panik saat Bus Oleng, Tabrak Truk Pasir hingga Terguling di Tol Semarang

Baca juga: Ini Temuan KNKT Soal Penyebab Sering Terjadinya Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Baca juga: TPU Jatisari Mijen Kota Semarang Kembali Terima Jenazah Covid, Petugas: Tidak Separah Dulu

Baca juga: Pujasera Simpanglima Semarang Disegel, Satpol PP: Langgar Jam Operasional

Setiba di KM 432 + 100 C/B, tiba-tiba bus hilang kendali dan oleng, hingga berakhir terperosok di parit sisi kiri tol.

Menurut Ronni, bus peziarah itu oleng lantaran mengalami patah besi per depan sisi kiri.

"Akibatnya, kurang antisipasi dari patah per itu, bus masuk parit," bebernya.

Ia menyebut, dari kejadian itu, tak ada korban jiwa.

Namun, 10 penumpang mengalami luka-luka, terdiri dari sembilan orang mengalami luka ringan dan satu orang mengalami patah tangan kiri.

"Korban luka-luka sudah mendapatkan perawatan medis," ungkapnya.

Terkait proses evakuasi, Ronni menjelaskan, kecelakaan tunggal itu tak mengganggu arus lalu lintas di jalan tol tersebut.

Pihaknya kemudian menunggu truk crane sampai pukul 10.00 WIB.

"Evakuasi bus dari parit hanya sebentar sekira 10 menit," tuturnya. (*)

Baca juga: Gubernur Ganjar Gundul, Tepati Janji dan Beri Semangat Anak-anak Pejuang Kanker

Baca juga: Tak Seperti Akhir Pekan Lalu, Kunjungan Wisatawan di Guci Hari Ini Terpantau Lengang

Baca juga: Dinperindag Banyumas Pasok 25.200 Liter Minyak Goreng Murah, Pedagang Diminta Prioritaskan Pelanggan

Baca juga: Pemkab Semarang Siapkan 26 Ambulans Gratis bagi Warga, Ini Nomor yang Bisa Dihubungi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved