Berita Purbalingga

Berkomitmen Ikut Turunkan Stunting di Purbalingga, Bulog Banyumas Bakal Kembangkan Beras Fortivit

Kepala Cabang Perum Bulog Banyumas Rasiwan menyatakan, pihaknya berkomitmen membantu menurunkan stunting atau kasus gagal tumbuh anak di Purbalingga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Audiensi Bulog Banyumas dengan Bupati Purbalingga dan jajaran kepala OPD terkait di Ruang Kerja Bupati Purbalingga, Rabu (9/2/2022). Dalam pertemuan ini, mereka membahas memperbaiki masalah kurang gizi untuk mencegah stunting. 

"Sehingga, produsen dan konsumen benar-benar bisa menikmati harga yang wajar."

"Untuk menyukseskan ini, tentu kami tidak bisa kerja sendiri, butuh kerjasama dengan pemerintah daerah, terutama sawah produsen dari gapoktan atau lahan mana yang bisa dikerjasamakan," jelasnya.

Sementara, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, Perum Bulog bersama Perumda Puspahastama memiliki peluang yang bisa dimanfaatkan, yaitu adanya regulasi 20 persen Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan.

"Harapannya, dalam rangka pemberdayaan petani dan menjaga ketahanan pangan di wilayah kita bisa clear dan stoknya stabil," kata bupati yang akrab disapa Tiwi ini.

Baca juga: Obrolan Ganjar dengan Warga Wadas yang Ditangkap Polisi

Baca juga: Pedagang dan Pemilik Perahu Mengeluh, Teluk Penyu Cilacap Sepi Pengunjung Imbas Status Level 2 PPKM

Baca juga: Dipuji Bupati Banyumas. Slamet Subekti Sudah Berdonor Darah 120 Kali sejak Tahun 1992

Baca juga: Tak Terpengaruh Banjir dan Longsor, Tempat Wisata di Dieng Banjarnegara Tetap Buka

Ia menambahkan, Purbalingga juga memiliki banyak gapoktan binaan yang memungkinkan bisa diajak kerjasama dengan Bulog.

Satu di antaranya, pengembangan padi varietas baru.

Bupati juga berpesan terkait dengan cadangan pangan beras IR medium dari Bulog agar terus dijaga kualitasnya.

Sebab, kualitas beras Bulog merupakan hal yang sensitif dan akan berpengaruh pada citra pemerintah.

Terkait Beras Fortivit, diakuinya, Purbalingga merupakan locus penanganan stunting.

"Untuk penanganannya, Bulog bisa kolaborasi dengan Dinas Kesehatan yang didalamnya terdapat program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), baik untuk balita maupun ibu hamil," kata Tiwi. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved