Breaking News:

Berita Kendal

Satu Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal Tewas dalam Pelarian, Tertembak Anggota Polda Lampung

Afdian Saputra (34), narapidana Lapas Terbuka Kela IIB Kendal ditembak jajaran kepolisian Polda Lampung saat dalam pelarian.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Suasana di depan pintu gerbang Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Minggu (30/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Afdian Saputra (34), narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal yang masuk daftar pencarian orang (DPO), dikabarkan meninggal ditembak jajaran kepolisian Polda Lampung.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedy, saat dikonfirmasi, Minggu (30/1/2022).

Dia mengaku, sudah mendapatkan kabar dari Polda Lampung tentang tewasnya salah satu warga binaannya yang menjadi DPO.

Menurut dia, Afdian melarikan diri saat menjalani masa hukuman di Lapas Terbuka Kendal pada 14 November 2021 lalu.

Afdian kabur dari Lapas, diperkirakan selepas waktu salat Subuh, lewat cara melompat pagar pembatas.

Pihak Lapas Terbuka Kendal sudah berupaya menelusuri tempat-tempat yang dimungkinkan menjadi tujuan pelarian Afdian.

Di antaranya, kediaman istrinya di Kabupaten Pati, beberapa kediaman teman-temannya di Kabupaten Demak, dan di Cepiring, Kendal.

"Setelah kejadian dia kabur, kami lakukan penelusuran di tempat tinggal istrinya di Pati dan teman-temannya di Demak, juga Cepiring Kendal. Tetapi nihil," terangnya.

Baca juga: Kendal Sumbang 434 Kasus Kecelakaan Sepanjang 2021, Polda Jateng: Tahun Ini Harus Ditekan

Baca juga: Kini Polres Kendal Punya Tim Khusus Anti Begal, Tiap Hari Tiga Shift, Tugasnya Sisir Lokasi Rawan

Baca juga: Data Terkini Disperkim Kendal: Masih Ada 37 Ribu Rumah Masuk Kategori Tidak Layak Huni

Baca juga: Bagaimana Nasib SDN 3 Bandengan Terkini? Sekolah di Kendal yang Rusak Akibat Dampak Banjir Rob

Pihaknya juga sudah melaporkan hal itu ke Polres Kendal untuk membantu pencarian sejak November lalu.

Menurutnya, Afdian Saputra adalah warga kelahiran di Desa Cahaya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

Dia merupakan narapidana kasus perampokan di Kabupaten Demak, April 2020, dan menjadi tahanan di Lapas Kelas IA Kedungpane, Kota Semarang, dengan kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan di sebuah minimarket di Karanganyar, Demak.

Pada, 23 Oktober 2021, Afdian dipindahkan ke Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal untuk menjalani sisa hukuman.

Namun, berhasil kabur pada 14 November 2021, kurang dari satu bulan setelah menjalani hukuman dan pembinaan di Lapas Terbuka Kendal.

Hingga akhirnya, Afdian dilaporkan meninggal setelah dihadiahi timah panas oleh jajaran Polda Lampung usai terlibat dalam tindak pidana kekerasan di sebuah BRI Link Way Bungur, Lampung Timur, pada Sabtu (29/1/2022) petang.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit di Ogan Komering Ilir (OKI) untuk mendapatkan perawatan namun akhirnya meninggal pada Minggu (30/1/2022) dini hari. (*)

Baca juga: Api Sempat Muncul Lagi di Kebakaran Kapal di Pelabuhan Tegal, Polisi Periksa 7 Saksi

Baca juga: Praveen/Melati Terdepak, PB Djarum Kirim 36 Atlet ke Pelatnas Cipayung 2022

Baca juga: 108 KK di Lebakbarang Pekalongan Masih Terisolasi Akibat Longsor, Bhayangkari Kirim Bantuan Sembako

Baca juga: Serabi Legendaris Mbok Sur di Jalan Bank Purwokerto Banyumas Tak Pernah Sepi Pembeli, Ada Sejak 1960

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved