Berita Demak
Sempat Tembak Pipi Korban, Begal di Demak Gagal Rebut Motor setelah Korban Tancap Gas
Polres Demak menangkap pembegal yang beraksi menggunakan airsoft gun. Bahkan, pelaku menembakkan pistol airsoft tersebut dan melukai pipi korban.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Polres Demak menangkap pembegal yang beraksi menggunakan airsoft gun. Bahkan, pelaku sempat menembakkan pistol airsoft tersebut dan melukai pipi calon korbannya.
Aksi itu terjadi di Jalan Raya Mijen-Wedung, tepatnya di Desa Jleper, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Rabu (19/1/2022) dini hari.
Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, korban bernama Masrur (32).
Saat itu, Masrur dalam perjalanan pulang dari berjualan di warung kopi di Desa Bandungrejo, Kecamatan Karanganyar.
"Ada tiga pelaku, dua orang berboncengan dan satu orang mengendarai motor lain."
"Setelah berpapasan dengan korban, dari arah berlawanan, pelaku yang berboncengan putar balik dan mendekati korban dari samping, yang juga sedang naik motor sendirian," ujar Budi saat konferensi pers di Mapolres Demak, Selasa (25/1/2022).
Baca juga: 2 Bulan Dilaporkan Diculik, Warga Demak Belum Juga Ditemukan. Keluarga: Belum Ada Kabar
Baca juga: Pasar Karangawen Demak Terbakar, 229 Kios Ludes Terbakar
Baca juga: Polda Jateng Tangkap Dua Bandar Arisan Online Semarang dan Demak, Tipu Member hingga Rp 4 Miliar
Baca juga: Mbah Minto Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara, Dinyatakan Bersalah Bacok Terduga Pencuri Ikan di Demak
Satu di antara pelaku sempat meneriaki korban untuk berhenti namun korban tak menghiraukan.
Pelaku yang membawa pistol airsoft kemudian menembak bagian kepala korban, tepatnya di pipi kanan.
Meskipun dalam keadaan terluka, Budi mengatakan, korban malah menambah laju kecepatan motor.
Pelaku kemudian melakukan tembakan dengan membabi buta, kurang lebih empat kali, namun tak ada yang mengenai korban.
Pelaku yang awalnya bertujuan mengambil motor korban, gagal dan tak melanjutkan aksinya.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi pun melakukan pencarian dan pengejaran terhadap para pelaku.
Polisi kemudian menangkap Najib (24) dan Zaenal Arifin (34), warga Tambak Seklenting, Desa Wedung. Saat kejadian, Zaenallah yang menembak pipi korban.
Kepada polisi, Zaenal mengaku, membeli pistol tersebut di daerah Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.
Baca juga: Tolak Divaksin, Tujuh Warga dalam Satu Keluarga di Sragen Positif Covid
Baca juga: Dua Honda Beat Tabrakan di Pengadegan Purbalingga, Dua Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit
Baca juga: Tuntut Ganti Rugi Pelebaran Jalan, Warga Pegalongan Banyumas Blokade Jalan Menuju TPA
Baca juga: Nyebur dan Tak Muncul Lagi, Dua Bocah di Wonosobo Ditemukan Tewas di Dasar Kedung
Ia membeli pistol dari uang pembegalan motor atau pencurian di lokasi lain, yakni di daerah Wedung, pada Senin (10/1/2022) lalu.
Menurut Budi, komplotan ini beranggotakan empat orang. Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lain.
Kapolres pun mengimbau warga tidak bepergian sendirian, terutama saat malam hari.
"Jika mengalami bahaya, harap langsung melaporkan kepada Kepolisian setempat," pintanya. (*)