Minggu, 19 April 2026

Berita Banyumas

Kasus Covid di Banyumas Kembali Naik, Per 24 Januari 2022 Ada 10 Kasus Baru

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas melonjak sejak 21 Januari 2022. Data per Senin (24/1/2022), ada penambahan 10 kasus positif aktif.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas melonjak sejak 21 Januari 2022.

Data per Senin (24/1/2022), ada penambahan 10 kasus positif aktif di Banyumas.

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto mengatakan, saat ini, pihaknya masih menunggu hasil lab di Semarang.

Terutama, untuk memastikan apakah kasus positif Covid-19 tersebut adalah varian Omicron.

"Sampel masih diuji di lab. Dari 10 orang positif tersebut, 1 dirawat di RS Siaga Medika, 2 di RS Margono, dan 7 menjalani isolasi mandiri," katanya.

Baca juga: Hanya 2 Hari! Kodim 0701 Banyumas Berikan Vaksin Booster Bagi Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Baca juga: Pura-pura Jadi Pegawai BUMN, Tiga Pemuda Gasak Cicin, Uang, dan HP Warga Kebon Dalem Banyumas

Baca juga: Kasus Terbongkar Seusai Orangtua Korban Temukan Test Pack, Disetubuhi di Cipendok Banyumas

Baca juga: MPP Banyumas Berulang Tahun, Bupati Banyumas Minta Inovasi Kemudahan Perizinan Tetap Dibuat

Berdasarkan data sejak 1 sampai 24 Januari, ada sebanyak 18 kasus positif aktif.

Meski begitu, Sadiyanto memastikan, tidak ada pasien yang meninggal dunia.

Sadiyanto mengungkapkan bahwa varian Omicron diyakini berkembang lebih cepat dari varian asli corona dan varian Delta, dalam 24 jam.

Mayoritas penderita Covid-19 varian Omicron terbukti mengalami gejala batuk, mudah lelah, dan pilek atau hidung tersumbat.

"Ya, hampir mirip dengan delta," imbuhnya.

Satu-satunya cara mengetahui secara pasti flu atau Covid-19, kata Sadiyanto, adalah melakukan tes, baik antigen cepat atau PCR.

Langkah pertama adalah melakukan tes PCR.

Bila hasil tes positif maka akan diperiksa WGS (whole genome sequencing) untuk mengetahui Omicron atau bukan.

"Kontak eratnya dilakukan tracing dan testing. Lalu, isoman terpadu atau dirawat di RS," terangnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Ada Terens Puhiri, Berikut Nama-nama Pemain Timnas Indonesia Hadapi Timor Leste di FIFA Matchday

Baca juga: Lagi, 16 Jemaah Umrah Positif Covid Sepulang dari Tanah Suci

Baca juga: Mangkrak 6 Tahun, Rumah Dinas Bupati Kendal Akhirnya Ditempati. Bupati Dico Menjadi yang Pertama

Baca juga: Sering Pantau Mantan Klub, Kiper PSIS Semarang Joko Ribowo Tak Sabar Hadapi Madura United

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved