Berita Semarang
Dua Kali Diprotes Warga, Penanda Simpanglima Semarang Diubah. Ditambah Tulisan Lapangan Pancasila
Landmark Lapangan Pancasila Simpanglima Kota Semarang sempat dibongkar setelah selesai dibangun pada 2021. Kini, landmark tersebut kembali dibangun.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
Sebelumnya, Kabid Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang Murni Ediati mengatakan, renovasi Lapangan Pancasila Simpanglima menelan anggaran Rp 200 juta.
Baca juga: Vaksinasi Covid untuk Anak di Kabupaten Tegal Baru Dimulai. Target, 112 Ribu Anak Selesai 10 Hari
Baca juga: 2 Bulan Dilaporkan Diculik, Warga Demak Belum Juga Ditemukan. Keluarga: Belum Ada Kabar
Baca juga: Pohon Duku Ambruk Timpa Rumah Warga Bandingan Banjarnegara, Penghuni Dilarikan ke Rumah Sakit
Baca juga: Pura-pura Jadi Pegawai BUMN, Tiga Pemuda Gasak Cicin, Uang, dan HP Warga Kebon Dalem Banyumas
Simpanglima merupakan ikon Kota Semarang. Selama ini, masyarakat mengenal kawasan tersebut sebagai Simpanglima.
Namun, sebenarnya, lapangan yang berada di tengah bundaran itu bernama Lapangan Pancasila.
Agar masyarakat mengetahui hal itu, pihaknya menambah tulisan Lapangan Pancasila.
"Dulu dibuat Simpanglima karena ikon Semarang sehingga tulisannya Simpanglima. Kemudian, dikomplain masyarakat."
"Kami disurati dua kali. Kemudian, kami anggarkan pengubahan landmark, tambah nama Lapangan Pancasila," jelas Pipie, sapaannya. (*)