Penanganan Corona

Vaksinasi Anak Kurang Lima Persen di Kendal, Bupati Dico Minta Dinkes Sisir yang Belum Divaksin

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto meminta Dinkes Kabupaten Kendal menyisir semua anak yang belum mendapatkan vaksin. 

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Seorang anak usia 6-11 tahun mengikuti vaksinasi dosis dua di Tirto Arum Baru Kendal, Rabu (19/1/2022). 

"Dengan cara, inovasi pelaksanaan vaksinasi agar antusias anak dan masyarakat umum terus tumbuh."

"Untuk mendukung berjalannya PTM di sekolah," jelas Kapolres kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022).

Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menambahkan, program vaksinasi anak ini memerlukan dukungan dari orangtua siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Selain itu, Wahyu juga mendorong orangtua siswa untuk menjadi contoh penerapan protokol kesehatan kepada anak di manapun berada. 

Sehingga, bisa ditiru dan diterapkan ketika mengikuti pembelajaran di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

"Kami masih menjumpai ada orangtua siswa yang tidak memakai masker ketika mengantar anak."

"Ini jadi perhatian bersama, termasuk penerapan prokes saat PTM berlangsung."

"Karena kami akan mencabut langsung izin PTM bagi sekolah yang tidak patuh SOP," tegasnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022).

Seorang siswa, Hafiz Khoiru Adami berharap, dengan mengikuti vaksinasi dosis dua bisa menambah rasa aman dari virus Covid-19.

Karena saat ini, Hafiz sudah mengikuti pembelajaran langsung di sekolah bersama teman-temannya.

Vaksin Anak Dosis Kedua Kendal
Seorang anak usia 6-11 tahun mengikuti vaksinasi dosis dua di Tirto Arum Baru Kendal, Rabu (19/1/2022).

Vaksin Booster Antisipasi Omicron

Di lain sisi, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, Covid-19 varian Omicron terus tumbuh di sejumlah daerah di Indonesia.

Karena itu, Dico berharap program vaksinasi booster terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi Omicron.

"Varian Omicron tinggi di Jakarta, jangan panik."

"Di sini hanya perlu antisipasi melalui protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi lengkap atau vaksinasi booster," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/1/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved