Berita Jawa Tengah
Bulan Ini, 360 PKL Bakal Dipindah ke Alun-alun Kembangjoyo Pati, Begini Rencana Tahapannya
Ada 360 PKL yang sebelumnya menempati zona merah, yang akan dipindahkan ke Alun-Alun Kembangjoyo, Kabupaten Pati.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Alun-alun baru di Kabupaten Pati, yakni Alun-Alun Timur atau Alun-Alun Kembangjoyo, Januari 2022 ini diproyeksikan mulai ditempati pedagang.
Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Hadi Santosa mengatakan, pihaknya akan memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) eks zona merah ke tempat tersebut.
PKL tersebut ialah mereka yang dahulu berjualan di kawasan yang kini ditetapkan sebagai zona merah PKL.
Yakni Alun-Alun Simpang Lima, Jalan Sutomo, Jalan Wahidin, Jalan Pemuda, serta Jalan Sudirman.
Baca juga: Rumah di Sendangsoko Pati Ludes Terbakar, Dihuni Warga Beriwayat Gangguan Jiwa tanpa Listrik
Baca juga: Ikuti Program Hapus Tato Gratis di Pati, Begini Cerita Sigit, Disebutnya Karena Jadi Tuntutan Agama
Baca juga: Di Kabupaten Pati, PTM Terbatas Dilaksanakan Mulai 17 Januari 2022, Serentak Seluruh Sekolah
Baca juga: Persipa Pati Kedatangan Pemain Anyar, Posisinya Bakal Dampingi Tri Handoko di Lini Depan
"Ada 360 PKL yang sebelumnya menempati zona merah, akan kami pindahkan ke Alun-Alun Kembangjoyo," ucap Hadi Santosa kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (11/1/2022).
Saat ini, lanjut dia, Disdagperin masih melengkapi sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan pedagang.
Seperti misal pemasangan instalasi air bersih di tiap-tiap lapak.
Apabila sarana-prasarana ini sudah terpenuhi, para pedagang langsung bisa berjualan di alun-alun yang terletak di samping Taman Kota Kalidoro itu.
"Secepatnya kami pindahkan."
"Karena para PKL ini juga butuh kepastian."
"Target kami pada bulan ini sudah kami pindahkan," ujar dia.
Disdagperin Kabupaten Pati juga telah berkomunikasi dengan dinas-dinas terkait agar para PKL dan pengunjung di Alun-alun Timur merasa nyaman.
"Kerja sama dengan Dishub Kabupaten Pati masalah lalu lintas keluar masuknya, kemudian masalah parkir."
"Kerja sama juga dengan DLH berkaitan masalah limbah sampah padat maupun cair."
"Kemudian Satpol juga," kata Hadi.