Breaking News:

Berita Purbalingga Hari Ini

Tarif Angkutan Umum Dipastikan Bakal Naik di Purbalingga, Jikalau Pemerintah Lakukan Ini

Kalau saja benar pertalite akan dihapus, semua pihak akan melakukan penyesuaian termasuk tarif angkutan umum di Purbalingga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB PURBALINGGA
Beberapa angkutan dalam kota sedang terparkir di Terminal Purbalingga, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Isu pertalite yang akan dihapus oleh pemerintah membuat semua pihak melakukan persiapan penyesuaian. 

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Organda Kabupaten Purbalingga, Karyono terkait sikap Organda Purbalingga dalam menanggapi isu penghapusan premium dan pertalite, Selasa (4/1/2022).

Karyono mengatakan, kalau saja benar pertalite akan dihapus, semua pihak akan melakukan penyesuaian termasuk tarif angkutan umum di Purbalingga.

Baca juga: Dinkominfo Purbalingga Buat Aplikasi Santika, Mudahkan ASN Lakukan Presensi secara Digital

Baca juga: Lantik Pejabat Eselon IV Jadi Fungsional, Bupati Purbalingga Pastikan Penghasilan Bulanan Tetap

Baca juga: Jalan Kramat-Sirau Purbalingga Tertutup Longsor di Banyak Titik, Sementara Hanya Bisa Dilewati Motor

Baca juga: Data Dinkes Jateng, Capaian Vaksinasi Covid Warga di Purbalingga Tembus 77 Persen

Menurutnya, penghapusan pertalite secara otomatis hanya akan menyediakan pertamax sebagai pilihan energi bagi masyarakat yang harganya lebih tinggi.

"Kalau pertalite dihapus, otomatis hanya ada pertamax yang harganya lebih tinggi."

"Sehingga penumpang akan membayar lebih sebagai dampak dari penyesuaian harga tersebut," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/1/2022).

Namun demikian, Karyono akan mengikuti apapun aturan dari pemerintah karena dirinya percaya pemerintah telah melakukan hitungan matang atas kebijakan yang akan diambil. 

Bila memang benar hal tersebut terjadi, Organda Kabupaten Purbalingga mengharapkan subsidi untuk pelaku transportasi baik dari harga maupun ketersediaan.

"Jika pertalite benar-benar hilang, kami minta agar pelaku transportasi untuk diberi subsidi, baik harga maupun ketersediaan," imbuhnya. 

Saat disinggung tentang jumlah penumpang angkutan, Karyono melihat mulai ada geliat dari segi jumlah. 

Vaksinasi yang terus dikebut oleh pemerintah membuat orang tidak segan untuk menaiki kendaraan umum dan itu bisa menjadi pengungkit perekonomian di Kabupaten Purbalingga.

"Vaksinasi yang terus dikebut oleh pemerintah membuat penumpang tidak takut untuk naik kendaraan umum." 

"Ini baik karena bisa mendorong kebangkitan ekonomi Purbalingga," jelasnya. (*)

Baca juga: Pasangan Tak Resmi di Purwokerto Positif Pakai Sabu, Terjaring Razia Kos-kosan BNNK Banyumas

Baca juga: Ditinggal Wisatawan, Kawasa Candi Arjuna Dieng di Banjarnegara Kembali Ditutupi Embun Es

Baca juga: Pancing Tawa Menteri PUPR, Ganjar Mainkan Payung Saat Dampingi Presiden Jokowi di Wonosobo

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Asal Temanggung Curi Motor di Kendal, Diky Cuma Butuh Waktu 15 Detik

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved