Berita Pendidikan
Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri Tahun 2022 Mulai Dibuka. Siswa, Jangan Salah Pilih Prodi!
Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi bersama Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI) membuka pendaftaran lewat SNMPN 2022.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi bersama Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI) meresmikan Jalur Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) Tahun 2022, di Jakarta, Senin (3/1/2022).
Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri 44 Direktur Politeknik se-Indonesia, Kepala Sekolah SMK/SMA/MA/MAK se-Indonesia, dan Guru Bimbingan Konseling (BK).
Turut hadir sebagai narasumber yaitu Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Beny Bandanadjaja, Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI) Ahmad Taqwa, dan Staf Analis Statistik PUSDATIN Kemendikbud Ristek Mursid Triasmanto.
"Ada banyak harapan tertanam pada siswa SMK, SMA, dan MA di seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi."
"Dan, Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) ini merupakan jalur seleksi pendidikan tinggi vokasi yang dapat dipilih."
"Apalagi, tahun depan, akan bergabung pula Akademi Komunitas Negeri (AKN)," kata Beny Bandanadjaja, dalam rilisnya, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Unik! Politeknik Banjarnegara Namai Blok Kebun Sayur dengan Pahlawan dan Tokoh RI, Ini Maksudnya
Baca juga: Sekolah Boleh Gelar PTM 100 Persen, Disdikbud Jateng Serahkan Regulasi ke Bupati/Wali Kota
Baca juga: Realisasikan Seribu Gerai Vaksinasi, Pemkot Tegal Gandeng Tujuh Perguruan Tinggi, Berikut Daftarnya
Beny pun berpesan agar para siswa benar-benar cermat memilih program studi yang ada di politeknik tujuan.
"Jangan salah pilih prodi karena proses yang berjalan di perguruan tinggi membutuhkan input yang sesuai, baik dari sisi pendidikan maupun keahlian."
"Ada banyak prodi favorit namun kembali lagi bahwa proses yang berjalan ini akan membentuk karakteristik lulusan yang sesuai dengan minat dan bakat. Bukan sekadar yang penting kuliah," imbuhnya.
Selama ini, SNMPN menjadi jalur alternatif untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi Vokasi Politeknik.
Meski jumlah pendaftar tahun lalu menurun, bukan berarti jalur ini kurang diminati masyarakat.
Berdasarkan data jumlah pendaftar SNMPN di tahun 2020 kemarin, terdapat sebanyak 214.507 siswa yang bergabung untuk 2 jalur pilihan program saat itu, yaitu D3 dan Sarjana Terapan.
Di tahun 2021, pendaftarnya turun menjadi 128.547 siswa tetapi hanya ada 1 jalur pilihan yaitu program D3 saja.
Untuk Sarjana Terapan jalurnya bergabung dengan seleksi LTMPT.
"Penurunan ini wajar mengingat peminat program Sarjana Terapan (D4) tidak bisa bergabung lagi di jalur SNMPN."