Berita Tegal Hari Ini

Masih Berpotensi Dua Hari Mendatang, Kondisi Cuaca Buruk di Tegal Raya, Ini Penjelasan BMKG

Hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang terjadi dalam dua hari terakhir dikarenakan adanya konvergensi di wilayah Jawa Tengah.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Dua hari terakhir, hujan lebat disertai angin dan petir terjadi di wilayah Jawa Tengah bagian barat. 

Cuaca tersebut dialami daerah Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, dan Pemalang. 

Di Kota Tegal, berdasarkan data BPBD, tujuh pohon tumbang akibat hujan lebat yang terjadi pada Senin (27/12/2021) sore.

Baca juga: Sarung Goyor Tegal Lagi Diburu, Perusahaan Ini Kini Layani Permintaan di 16 Negara

Baca juga: Sri Dewi Kini Sudah Bebas, Kasus Suami Pidanakan Istri Karena Palsukan Akta Jual Beli Kapal di Tegal

Baca juga: Anggota KSP Sejahtera Bersama Geruduk Kantor Cabang di Tegal, Pertanyakan Nasib Tabungan Mereka

Baca juga: Pemkot Tegal Siapkan Tes Acak Tiap 30 Menit di Malam Pergantian Tahun, Begini Rencana Teknisnya

Prakirawan BMKG Tegal, Sri Nurlatifah mengatakan, hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang terjadi dalam dua hari terakhir dikarenakan adanya konvergensi di wilayah Jawa Tengah.

Kondisi tersebut dialami oleh sebagian besar wilayah di Jawa Tengah. 

Termasuk daerah Pantura Barat Jawa Tengah, seperti Tegal, Brebes, dan Pemalang. 

"Selain itu, kondisi atmosfer yang basah dan labil, juga memicu terbentuknya awan-awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan lebat dan angin kencang," kata Sri kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (29/12/2021). 

Sri memprediksi, hujan lebat tersebut diprediksi masih akan terjadi hingga dua hari ke depan. 

Mengingat Januari dan Februari 2021, merupakan puncak musim hujan. 

Sehingga intensitas hujan pun akan semakin meningkat.

Sri mengimbau, masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu. 

Terutama bagi masyarakat di wilayah bantaran sungai dan lereng gunung. 

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada."

"Tentunya juga untuk terus memperhatikan informasi cuaca dari BMKG," jelasnya. (*)

Baca juga: Catat Tanggalnya, Wisatawan Masuk Kudus Bakal Disuruh Putar Balik

Baca juga: Anjing Pelacak Turut Bantu Menyisir Tiap Sudut Ruangan - Kepolisian Sterilisasi Gereja di Kudus

Baca juga: Vaksinasi Anak di Pati Sudah Dimulai, Total Sasaran Capai 225 Ribu Orang

Baca juga: Di Kabupaten Pati Cuma Ada Empat Wisata yang Buka Saat Libur Tahun Baru, Sesuai Instruksi Bupati

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved