Breaking News:

Berita Purbalingga

Diguyur Hujan, Jalan di Pasunggingan Purbalingga Ambles 4 Meter. Jalan Penghubung Desa Ditutup

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pengadegan, Purbalingga menyebabkan jalan di Desa Pasunggingan, amblas, Jumat (17/12/2021) petang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Polres Purbalingga
Anggota Polsek Pengadegan Purbalingga menunjukan jalan amblas di Desa Pasunggingan, Jumat (17/12/2021) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pengadegan, Purbalingga menyebabkan jalan di Desa Pasunggingan, amblas, Jumat (17/12/2021) petang.

Akibatnya, jalur alternatif penghubung dua dusun dan dua desa sementara tidak bisa dilewati.

Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan, peristiwa jalan amblas di Desa Pasunggingan terjadi sekira pukul 17.30 WIB.

"Dari hasil pemeriksaan di lokasi, jalan yang amblas, lebarnya kurang lebih dua meter dan panjang enam meter."

"Sedangkan kedalaman sekitar empat meter," jelas kapolsek, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (19/12/2021).

Baca juga: Hari Jadi ke 191 Purbalingga, Bupati Berikan Penghargaan Berprestasi, Berikut Daftar Penerimanya

Baca juga: Dandim 0702 Purbalingga Dirotasi, Letkol Inf Decky Zulhas Digantikan Letkol Inf Dipo Sabungan

Baca juga: Selamat! Purbalingga Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kategori Menuju Informatif

Baca juga: Pemkab Purbalingga Dapat Kucuran Dana Rp 1,5 Triliun dari APBN 2022, Masalah Serapan Jadi Sorotan

Dijelaskan kapolsek, akibat amblas tersebut, jalan penghubung wilayah Desa Pengadegan dan Desa Pasunggingan tersebut ditutup.

Langkah ini diambil untuk mencegah kecelakaan lantaran membahayakan pengguna jalan.

"Untuk sementara, jalur tersebut kami tutup total agar tidak membahayakan."

"Pengguna jalan masih bisa menggunakan jalur alternatif yang lebih aman," jelasnya.

Sementara itu, Sobikhin (45), warga desa setempat, mengatakan, peristiwa serupa pernah terjadi tahun 2000.

Selain hujan deras, di bawah jalan terdapat sumber mata air yang mengalir.

"Karena ada aliran air di bawah jalan sehingga saat hujan deras menimbulkan rongga dan mengakibatkan jalan ambles," katanya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Karanganyar Tidak Ada Penyekatan, Kepolisian Sudah Siapkan 15 Pos Selama Libur Nataru

Baca juga: Tiap Hari Sediakan Sembilan Kendaraan, Jemput dan Anak Siswa Peserta Vaksinasi di Tegal

Baca juga: Kelompok Wanita di Pati Ini Dapat Penghasilan Tambahan Meski di Rumah Saja, Bercocok Tanam Organik

Baca juga: Pergi Tanpa Kabar Sejak 11 Desember, Lukman Ditemukan Meninggal di Sungai Ketinggring Wonosobo

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved