Breaking News:

Berita Bisnis

Siap-siap! Cukai Rokok Naik Per 1 Januari 2022. Harga Rokok Eceran Jadi Mahal, Rp 2.005 Per Batang

Pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) mulai 1 Januari 2022.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Ilustrasi. Buruh rokok Djarum yang bekerja sesuai dengan protokol kesehatan ketat. Foto diambil 29 April 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) mulai 1 Januari 2022.

Hal ini membuat harga jual eceran rokok per batang ikut naik.

Sigaret putih mesin golongan I, mengalami kenaikan 13,9 persen dengan minimal harga jual eceran (per batang) Rp 2.005 dan per bungkus/20 batang Rp 40.100.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kenaikan cukai rata-rata rokok adalah 12 persen.

"Tapi, untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT), Presiden meminta kenaikan 5 persen. Jadi, kami menetapkan 4,5 persen maksimum," jelas Sri Mulyani, Senin (13/12/2021), dikutip Tribunnews.com dari laman kemenkeu.go.id.

Baca juga: Siap-siap! Pemerintah Bakal Naikkan Lagi Tarif Cukai Rokok di 2022

Baca juga: Lagi, Bea Cukai Kudus Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal. Disembunyikan di Gabus dalam Bagasi Bus

Baca juga: Hore! Buruh Rokok di Kudus Mulai Terima BLT Cukai Rp 600 Ribu Per Orang

Menkeu menjelaskan, pengenaan cukai ditujukan sebagai upaya pengendalian konsumsi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Cukai.

Selain itu, juga mempertimbangkan dampak terhadap petani tembakau, pekerja, serta industri hasil tembakau secara keseluruhan.

"Kenaikan itu pun bukan hanya mempertimbangkan isu kesehatan, tetapi juga memperhatikan perlindungan buruh, petani, dan industri rokok," katanya.

Sri Mulyani menyebut, setelah beras, rokok menjadi pengeluaran tertinggi masyarakat miskin di perkotaan dan pedesaan.

Konsumsi rokok mencapai 11,9 persen di perkotaan dan 11,24 persen di pedesaan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved