Breaking News:

Berita Purbalingga

Diguyur Hujan Deras sejak Siang, Talud Halaman Sekolah di Desa Jingkang Purbalingga Ambrol

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, memicu talud halaman MI Ma'arif NU 2 di Desa Jingkang, ambrol.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRES PURBALINGGA
Anggota Polsek Karangreja mengecek talud ambrol milik MI Ma'arif NU 2 Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Selasa (7/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, memicu talud halaman MI Ma'arif NU 2 di Desa Jingkang, ambrol.

Longsoran penahan tebing ini turut membawa tembok pagar halaman dan membuat jalan di depan sekolah tertutup material tanah dan bongkahan tembok.

Kapolsek Karangreja Iptu Catur Subagyo mengatakan, longsor terjadi Senin (6/12/2021) malam sekira pukul 22.00 WIB.

Namun, warga baru melaporkan ke polsek pada Selasa (7/12/2021) siang.

"Mendapatkan laporan kejadian tersebut, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan," jelas Catur dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa.

Baca juga: Mengaku Anggota Persit dan Berniat Jual Tanah, Ibu Rumah Tangga Asal Purbalingga Tipu Warga Banyumas

Baca juga: Harus Bayar Angsuran Pinjaman Modal Nikah, Pemuda di Purbalingga Nekat Curi HP di 3 Warung

Baca juga: Ikut Vaksinasi Covid di Balai Desa Pekuncen Purbalingga, Warga Pulang Bawa Bibit Pohon Tabebuya

Menurut Catur, kejadian talud longsor diketahui pertama oleh warga setempat bernama Bunyamin (70).

Menurut Bunyamin, saat kejadian, hujan cukup deras, berlangsung sejak siang.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, longsoran talud menyebabkan jalan penghubung antar dusun sempat tertutup material longsor.

Warga kemudian bergotong-royong membersihkan.

Kapolsek pun mengimbau warga di wilayahnya meningkatkan kewaspadaan terhadap tanah longsor.

Mengingat, hujan deras sering melanda Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Karangjambu.

Apalagi, dua wilayah tersebut memiliki struktur tanah labil sehingga berpotensi menimbulkan tanah longsor.(Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Kunjungi KSU Nira Satria Banyumas, Menteri Agus Gumiwang Buktikan Penerapan Teknologi Digital 4.0

Baca juga: 5 Berita Populer: PSIS Semarang Raih Poin Penuh-Camat dan Anak Buah Terjaring Ngamar di Banjarnegara

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 8 Desember 2021: Rp 970.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved