Berita Populer

5 Berita Populer: PITI Berharap Ada Mualaf Center di Banyumas-Korban Tewas Erupsi Semeru Bertambah

Berikut lima berita populer dan paling banyak mendapat perhatian pembaca Tribunbanyumas.com, Senin:

Editor: rika irawati
tangkap layar Kompas TV
Rumah warga di Lumajang rusak diterjang lahar dingin dan awan panas letusan Gunung Semeru, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Mualaf baru berpotensi terbawa ke dalam arus aliran yang kurang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Itu sebabnya, DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jawa Tengah berharap ada mualaf center di Banyumas.

Artikel terkait pentingnya mualaf center ini mendapat perhatian banyak pembaca Tribunbanyumas.com, Senin (6/12/2021).

Artikel lain yang juga menarik perhatian pembaca di antaranya rencana Dinas Pendidikan (Disdik) Salatiga memberikan libur semesteran bagi siswa pada 15-23 Desember, dan korban tewas akibat erupsi Gunung Semeru bertambah menjadi 15 orang.

Selain itu, ada juga artikel terkait BIN Jateng menyisir warga yang belum mendapat vaksinasi Covid-19 secara door to door dan pemuda di Purbalingga nekat mencuri handphone di tiga warung lantaran tak punya uang untuk membayar angsuran pinjaman modal nikah.

Berikut lima berita populer Tribunbanyumas.com, Senin:

1. Tak Ingin Mualaf Baru Terseret Aliran Tak Jelas, PITI Jateng Berharap Ada Mualaf Center di Banyumas.

DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jawa Tengah mengusulkan agar dibentuk mualaf center.

Hal itu sebagai upaya menuntaskan pemahaman para mualaf atau orang yang baru memeluk agama Islam.

Selain itu, mencegah para mualaf terbawa ke dalam arus aliran-aliran yang kurang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Ketua DPW PITI Jawa Tengah KH Iskandar Chang mengatakan, saat ini, sudah terbentuk mualaf center di Kabupaten Wonosobo dan Salatiga.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 7 Desember 2021: Rp 969.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Selasa 7 Desember 2021: Siang Diprediksi Hujan, Suhu 29 Derajat Celcius

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Selasa 7 Desember 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Pihaknya berharap, semua kabupaten, terutama di Banyumas, juga memiliki mualaf center.

"Karena itu, dalam pengajian di Banyumas yang juga hadir dari MUI Banyumas kami juga sampaikan usulan tersebut, untuk membentuk mualaf center," kata Iskandar Chang, usai acara pengajian PITI di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Minggu (5/12/2021).

Artikel lengkap bisa dibaca di sini.

2. Disdik Salatiga Putuskan Ada Libur Semesteran Sekolah, Berlangsung 15-23 Desember.

Siswa TK hingga SMP di Kota Salatiga akan mendapat libur semester, 15-23 Desember 2021.

Pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas akan dilanjutkan pada 3 Januari.

Kebijakan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Salatiga Yuni Ambarwati, Senin (6/12/2021).

Yuni mengatakan, keputusan itu telah disampaikan ke setiap sekolah melalui surat edaran.

"Setelah PAS (penilaian akhir semester) tetap akan ada libur semesteran," kata Yuni saat dihubungi, Senin (6/12/2021).

Yuni menambahkan setelah libur semester, pada 24 sampai 31 Desember 2021 dilaksanakan pembelajaran daring.

Artikel lengkap bisa dibaca di sini.

3. Korban Tewas Akibat Erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jadi 15 Orang, 27 Lainnya Masih Hilang.

Korban tewas akibat letusan Gunung Semeru bertambah menjadi 15 orang, Senin (6/12/2021).

Selain itu, 27 orang lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Data ini dikeluarkan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pukul 11.10 WIB.

Total, data korban jiwa atau terdampak yang berhasil dihimpun Posko, yaitu warga terdampak 5.205 jiwa.

Baca juga: Komplotan Maling Peralatan Konstruksi Dibekuk Polisi di Pati, Disebut Sudah Tiga Bulan Beraksi

Baca juga: Ganjar Berangkatkan 50 Relawan, Seminggu Bantu Penanganan Pasca Erupsi Gunung Semeru

Baca juga: Pedagang Pasar Relokasi Johar di Kawasan MAJT Semarang Resah, Sewa Lahan Habis 21 Desember

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, mengatakan, dari jumlah mereka yang meninggal dunia, sebanyak delapan jiwa teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan tujuh lainnya di Kecamatan Candipuro.

"Selain berdampak pada korban jiwa, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang," ujarnya, dikutip dari Surya.co.id, Senin.

Artikel lengkap bisa dibaca di sini.

4. BIN Jateng Sisir Warga Banyumas yang Belum Divaksin Covid, Ketemu Langsung Disuntik.

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menyelenggarakan vaksinasi massal bagi santri dan masyarakat, secara door to door, di Kabupaten Banyumas, Senin (6/12/2021).

Mereka menyediakan 9.000 dosis vaksin yang bakal disuntikkan kepada warga di wilayah Kabupaten Banyumas, Pati, dan Banjarnegara.

Kabagops Binda Jateng Wara Winahya mengatakan, di Banyumas, vaksinasi menyasar warga di bebereapa desa/kelurahan.

"Capaian vaksinasi Provinsi Jawa Tengah saat ini, per 5 Desember 2021, sebesar 72,40 persen. Ini membuat petugas makin sulit mendapatkan sasaran vaksinasi karena mayoritas pelajar dan warga telah divaksin."

"Sementara, capaian vaksinasi di Banyumas 73 persen, di atas Jawa Tengah."

"Metode door to door ini merupakan cara yang efektif menyisir warga di wilayah agar memperoleh vaksin," jelasnya dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin.

Artikel lengkap bisa dibaca di sini.

5. Harus Bayar Angsuran Pinjaman Modal Nikah, Pemuda di Purbalingga Nekat Curi HP di 3 Warung.

Anggota Polsek Kutasari Purbalingga menangkap MS (21), warga Desa Candinata, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, atas kasus pencurian.

MS diduga mencuri handphone milik Siti Chotimah (52), pemilik warung di Kutasari, Kamis (25/11/2021).

Wakapolres Purbalingga Kompol Pujiono mengatakan, saata beraksi, MS berpura-pura membeli rokok.

"Modus yang dilakukan tersangka yaitu pura-pura membeli rokok di warung korban, sambil memantau situasi."

"Saat situasi memungkinkan, kemudian mengambil handphone yang sedang digunakan untuk main ucu korban," jelas Pujiono dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (6/12/2021).

Artikel lengkap bisa dibaca di sini.

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved