Berita Jawa Tengah
Pemkot Bontang Belajar Penerapan Smart City di Semarang, Berikut Saran Gubernur Ganjar
Rombongan dipimpin Wakil Wali Kota Bontang, Najirah datang ke Kota Semarang. Hadir juga dalam rombongan itu sejumlah kepala dinas terkait di kota Bont
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Penerapan smart city di berberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah menarik perhatian Pemerintah Kota Bontang.
Mereka datang jauh-jauh dari Kalimantan Timur ke Jawa Tengah hanya untuk belajar bagaimana penerapan smart city itu.
Rombongan dipimpin Wakil Wali Kota Bontang, Najirah datang ke Kota Semarang.
Hadir juga dalam rombongan itu sejumlah kepala dinas terkait di kota Bontang.
Baca juga: Bangladesh Lirik Potensi di Jawa Tengah, Ganjar: Ada Banyak Peluang yang Bisa Dioptimalkan
Baca juga: Ganjar memberikan bantuan pada masyarakat Nepal Van Java.
Baca juga: Sudah Diteken Gubernur Ganjar, Berikut Daftar UMK 35 Kabupaten/Kota di Jateng
Baca juga: HUT Korpri di Jateng, Ganjar Minta Semua ASN Sudah Siap Hadapi Era Society 5.0
Di Jawa Tengah, mereka belajar tentang penerapan smart city di Kota Lumpia itu.
Selain datang ke Kota Semarang, rombongan juga mampir ke Kantor Provinsi Jawa Tengah untuk menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Dalam pertemuan itu, Najirah dan rombongan berbagi pandangan serta ide terkait penerapan smart city dengan Ganjar.
"Jadi kami ini ingin belajar tentang smart city di Jawa Tengah."
"Kami datang ke Kota Semarang karena kota ini sudah menerapkan smart city," ucapnya.
Najirah mengatakan, salah satu visi misinya saat Pilkada adalah menjadikan Kota Bontang sebagai smart city.
Pihaknya optimis hal itu akan terwujud dengan cara belajar langsung dari daerah yang sudah menerapkan.
"Makanya kami study banding smart city ini ke Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang."
"Hasil dari sini akan kami terapkan di Kota Bontang," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, menjadikan smart city itu bukan hal yang sulit.
Namun yang sulit lanjut dia adalah persiapan sumber daya guna mendukung sistem itu.