Berita Jawa Tengah
Penghijauan Sasar Lima Area Bekas Galian C di Kendal, Tiap Hektare Seribu Pohon
Asisten Pembangunan Setda Kabupaten Kendal, Tavip Purnomo menyatakan, upaya penanaman pohon ini diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat Kendal.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - DLH Kabupaten Kendal menargetkan penghijauan di lima lahan bekas penambangan (galian C) dalam waktu dekat.
Masing-masing lahan diperkirakan seluas 1-3 hektare dengan perhitungan membutuhkan belasan ribu pohon hingga 2022.
Baca juga: Omzet Penjualan Serbuk Rempah Warga Kendal Tembus Rp 23 Juta Per Bulan, Ini Kuncinya
Baca juga: 5 Lahan Bekas Galian C di Kendal Bakal Direboisasi, DLH Targetkan Rampung 2021
Baca juga: Vaksinasi Pelajar di Kendal Sudah Tembus 90,6 Persen, Dinkes: Stok Vaksin Masih Aman
Baca juga: Seribuan Rumah di 9 Kelurahan di Kendal Terendam Air, Warga Minta Solusi agar Banjir Tak Terulang
Plt Kepala DLH Kabupaten Kendal, Iwan Muhtadi mengatakan, penghijauan yang dikonsepkan itu tidak hanya sekadar menanami tanaman.
Namun oleh pihaknya juga akan membentuk lingkungan yang indah serta ditujukan untuk menjaga air baku di Kabupaten Kendal.
Seperti contoh tanaman jenis Tabebuya dan beberapa jenis lainnya.
"Kami sudah awali program ini dengan menanam 800 pohon di bekas tambang galian C di Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu."
"Kami melibatkan seluruh elemen masyarakat dan komunitas relawan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (29/11/2021).
Iwan menjelaskan, dari lima sasaran lahan pasca tambang, tersebar di sekitar Kecamatan Kaliwungu dan Pageruyung.
Selain menanam pohon estetik, pihaknya juga memprioritaskan jenis tanaman keras.
Dengan maksud sebagai pengendali banjir atau longsor, dan penyimpan air baku dalam tanah.
Dengan perkiraan membutuhkan 1.000 pohon setiap satu hektare lahan.
Dengan aksi ini, diharapkan bisa memperbaiki kondisi alam dan ekosistem lingkungan akibat dampak aktivitas penambangan galian C.
"Tahun ini kami awali satu program, sisanya Desember 2021 hingga akhir 2022."
"Bisa saja serentak nanti kalau PPKM sudah mereda dengan menggandeng relawan lapangan," ujar dia.
Iwan pun siap melakukan pengadaan bibit pohon pada tahun depan untuk mewujudkan Kendal lebih asri.