Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Bupati Haryanto Sudah Punya Rencana Setelah Tahun Baru, Kaitan PTM Menyeluruh di Pati

Bupati Haryanto: munculnya pandemi Covid-19 sangat menghantam dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Pati, meskipun saat ini kasus sedang melandai.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) serta HUT ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di halaman Setda Kabupaten Pati, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Bupati Pati, Haryanto menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) serta HUT ke-76 PGRI di halaman Setda Kabupaten Pati, Kamis (25/11/2021).

Upacara ini antara lain diikuti Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Jumani, Kepala Disdikbud Winarto, serta perwakilan anggota PGRI Kabupaten Pati.

Bupati Pati Haryanto membacakan amanat dari Mendikbudristek RI Nadiem Anwar Makariem tentang kondisi dunia pendidikan di Indonesia yang saat ini sangat terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Operasi Zebra Candi Polres Pati Juga Datangi Beberapa Sekolah, Ini Sasaran Utamanya

Baca juga: Persipa Pati Belum Terkalahkan Sejak Laga Perdana, Kini Giliran Tuan Rumah Persip Pekalongan

Baca juga: Pengunjung dan Pemilik Tempat Karaoke di Pati Didenda Mulai Rp 1 Juta, Nekat Buka saat PPKM Level 3

Baca juga: Polda Jateng Turun Tangan Selidiki Kebakaran di Pabrik Kacang Dua Kelinci Pati

Haryanto menyebut, munculnya pandemi Covid-19 sangat menghantam dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Pati, meskipun saat ini kasus sedang melandai.

"Sebentar lagi akan meninggalkan 2021 dan memasuki 2022."

"Namun kekhawatiran Pemerintah Pusat di lingkungan pendidikan masih ada," ujar dia kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (25/11/2021).

Haryanto menilai, kekhawatiran tersebut timbul lantaran sikap sebagian masyarakat yang masih cenderung abai terhadap protokol kesehatan.

Selain itu juga menganggap bahwa apabila sudah divaksin, maka sudah sepenuhnya aman.

"Pemerintah berupaya melaksanakan program vaksinasi kepada masyarakat bertujuan untuk menciptakan kekebalan tubuh."

"Namun yang paling penting ialah tetap menjaga protokol kesehatan," kata dia.

Ia menyebut, apabila dua pekan setelah Tahun Baru 2022 tidak muncul klaster penularan Covid-19, akan diberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas secara keseluruhan di semua sekolah di Pati.

"Tidak perlu takut berlebihan terhadap pandemi ini."

"Tapi harus melakukan upaya dan langkah-langkah sesuai kebijakan yang diberlakukan."

"Nantinya sebelum dikeluarkan kebijakan PTM, kami akan mengumpulkan para kepala sekolah agar dapat mematuhi segala rambu-rambu ketentuan yang ada," tegas dia. (*)

Baca juga: Awal Tahun Depan Jam Belajar Peserta Didik Ditambah - Update PTM Terbatas di Karanganyar

Baca juga: Parmin Ditemukan Tewas di Colomadu Karanganyar, Ada Luka Tusuk dan Bekas Darah Diseka di Lantai

Baca juga: Persiapan Pengamanan Libur Natal dan Tahun Baru, Polres Kebumen Cek Kendaraan di Polsek

Baca juga: Pasar Sruni Kebumen Terancam Banjir, Tanggul Sungai Kedungbener di Belakang Pasar Ambrol 15 Meter

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved