Breaking News:

Berita Pati

Pengunjung dan Pemilik Tempat Karaoke di Pati Didenda Mulai Rp 1 Juta, Nekat Buka saat PPKM Level 3

Aparat gabungan di Kabupaten Pati lagi-lagi menemukan adanya tempat karaoke yang masih nekat beraktivitas di tengah PPKM Level 3.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Seorang pekerja tempat karaoke di Pati nenjalani tes swab antigen di Mako Satpol PP Pati, Kamis (25/11/2021). Mereka terjaring razia PPKM Level 3 yang digelar tim gabungan, Rabu (24/11/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Aparat gabungan di Kabupaten Pati lagi-lagi menemukan adanya tempat karaoke yang masih nekat beraktivitas di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Temuan ini diperoleh saat aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan razia, Rabu (24/11/2021) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Mereka menemukan tempat karaoke di Kecamatan Juwana masih beroperasi.

"Kami razia kafe, karaoke. Kami temukan ada 23 pengunjung, pemandu karaoke, dan pemilik. Kami amankan mereka."

"Pagi ini, kami bawa ke Mako Satpol PP untuk diswab," ujar Kasatpol PP Pati Sugiyono, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Persipa Pati Belum Terkalahkan Sejak Laga Perdana, Kini Giliran Tuan Rumah Persip Pekalongan

Baca juga: Polda Jateng Turun Tangan Selidiki Kebakaran di Pabrik Kacang Dua Kelinci Pati

Baca juga: Haryanto Sebut Kabupaten Pati Sudah Penuhi Indikator Turun Level PPKM, Berikut Paparannya

Baca juga: Borong 21 Medali, Kontingen Kabupaten Pati Jadi Juara Umum Kedua Popda Jateng 2021

"Mestinya, tidak ada aktivitas, karaoke tutup. Tapi, mereka masih beraktivitas. Jadi, kami bina. Sebagaimana regulasi yang ada, kami swab," tambah dia.

Sugiyono menyebut, banyak di antara mereka yang terjaring razia merupakan warga luar daerah. Di antaranya, Temanggung, Wonosobo, dan Palembang.

"Mereka kami denda sesuai aturan baru. Pemilik karaoke Rp 5 juta. Pemandu lagu dan pengunjung, masing-masing Rp 1 juta," kata dia.

Sugiyono menambahkan, di antara mereka yang terjaring razia, masih ada enam orang yang belum vaksin Covid-19.

"Lima orang dari Pati dan satu dari Wonosobo. Mereka kami bawa ke Grha Dipo (Pati Medical Center Klinik Ultimate) untuk divaksin," ujarnya. (*)

Baca juga: Selamat! Layanan Publik DPMPTSP Banyumas Raih Juara 2 Nasional. Dapat Hadiah DID Rp 5,24 Miliar

Baca juga: Pingsan saat Laga Melawan Persib Bandung, Pemain Persiraja Aceh Dilarikan ke RS. Begini Kondisinya

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 25 November 2021: Rp 966.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved