Sabtu, 18 April 2026

Berita Sains

Jangan Lewatkan! Malam Ini Terjadi Gerhana Bulan Terlama Sepanjang Abad 21

Fenomena astronomi Gerhana Bulan sebagian bakal terjadi hari ini, Jumat (19/11/2021).

Editor: rika irawati
AFP PHOTO/FILIPPO MONTEFORTE
Bulan purnama terbit di atas kota Roma, 23 Juni 2013. Malam ini, bakal terjadi gerhana bulan total berwarna merah dan berukuran besar atau dikenal dengan super blood moon, mulai pukul 18.18 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Fenomena astronomi Gerhana Bulan sebagian bakal terjadi hari ini, Jumat (19/11/2021).

Gerhana yang bakal bisa dilihat di sebagian besar wilayah Indonesia itu disebut gerhana terlama di abad 21.

Menurut peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang, gerhana bulan sebagian kali ini merupakan yang ke-45 dan peristiwa ke-71 gerhana dalam Seri Saros-126.

Seri Saros adalah sekumpulan peristiwa gerhana, di mana interval dua gerhana yang berurutan merupakan siklus Saros, yang memiliki durasi rata-rata 28 tahun 11 hari 8 jam dan terpaut sebesar 223 lunasi (siklus sinodis Bulan).

Menjelaskan proses terjadinya Gerhana Bulan Sebagian, Andi menerangkan bahwa pada Seri Saron untuk Gerhana Bulan diawali dengan gerhana bulan penumbra, yakni saat Bulan memasuki penumbra Bumi, kemudian perlahan memasuki umbra Bumi sehingga terjadi gerhana bulan sebagian.

Baca juga: Viral Penampakan Meteor di Atas Gunung Merapi Yogyakarta, Begini Kata Astronom Amatir

Baca juga: Asteroid Berukuran Gedung Pencakar Langit Lewati Bumi Pekan Ini, NASA Pastikan Tak Berbahaya

Baca juga: Tanpa Disadari Astronom, Ada Asteroid Posisinya Lebih Dekat dengan Bumi

Selanjutnya, seluruh permukaan Bulan masuk ke dalam umbra, sehingga terjadi Gerhana Bulan Total dan puncak dari Seri Saros terjadi saat Gerhana Bulan Total sentral.

Pada saat Bulan berada tepat di tengah-tengah umbra maka gerhana Bulan akan mengalami durasi total paling lama.

Lantas, apa itu Gerhana Bulan Sebagian?

"Gerhana bulan sebagian adalah kondisi ketika sebagian permukaan bulan tertutupi oleh inti bumi atau umbra bumi. Semakin bulan menuju ke pusat bayangan pada saat gerhana terjadi, maka durasi gerhana akan semakin lama," kata Andi dikutip dari Kompas.com.

Menjelaskan durasi Gerhana Bulan Sebagian yang akan terjadi hari ini, Andi mengatakan bahwa ada faktor lain yang menyebabkan fenomena tersebut menjadi peristiwa Gerhana Bulan Sebagian terlama abad 21 ini.

Pasalnya, Gerhana Bulan Sebagian terlama yang akan terjadi hari ini, memiliki magnitudo gerhana sebesar 0,9785.
Artinya, sebesar 97,85 persen lebar Bulan akan tertutupi umbra Bumi, yang membuat gerhana ini berlangsung dengan durasi cukup lama.

"Durasi gerhananya bisa mencapai 3 jam 28 menit," kata Andi.

Menurutnya, durasi Gerhana Bulan Sebagian ini dianggap paling lama, terlebih jika dibandingkan dengan gerhana bulan total terlama yang pernah terjadi pada tahun 2018, yang durasinya hanya selama 1 jam 42 menit dan 57 detik.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Level 3 PPKM di Seluruh Indonesia saat Libur Nataru, Ini Kata Epidemiolog

Baca juga: Talud Ambrol Timpa Mobil Boks di Jambu Semarang, Sebelumnya Hujan Deras Turun Sekitar 2 Jam

Baca juga: Bupati Cilacap Larang Warga Gelar Pesta selama Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Dampak Kebakaran Kapal Perikanan di Pelabuhan Tegal, Sedikitnya 390 Nelayan Nganggur

Lebih lanjut Andi menjelaskan bahwa kebanyakan fenomena gerhana hanya bertahan selama kurang dari dua jam.

Oleh sebab itu, peristiwa Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi hari ini akan menjadi peristiwa gerhana bulan yang terpanjang atau terlama di abad 21 ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved