Breaking News:

Berita Kebumen

Tak Ingin Ditilang saat Operasi Zebra Candi Kebumen? Segera Ganti Knalpol Brong Jadi Standar

Polres Kebumen menggencarkan razia kendaraan berknalpot brong dan memasukkannya dalam target Operasi Zebra Candi 2021.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRES KEBUMEN
Pengendara motor berknalpot brong terjaring razia Polres Kebumen, Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen menggencarkan razia kendaraan berknalpot brong dan memasukkannya dalam target Operasi Zebra Candi 2021.

Kasi Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, pengendara bermotor berknalpot racing atau tidak sesuai standar pabrikan melanggar Pasal 285 Ayat 1 Undang-undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Penggunaan knalpot brong ini sangat mengganggu. Suaranya yang bising, sangat mengganggu. Sudah banyak keluhan masyarakat," katanya.

Baca juga: Berkat Helm, Warga Kebumen Terjun ke MotoGP. Begini Cerita Mugiyono Jadi Teknisi Helm Pembalap Dunia

Baca juga: Kebumen Berstatus Level 2 PPKM, Pagelaran Wayang Kulit Sudah Diizinkan Digelar

Baca juga: Lima Tahanan Kejari di Rutan Polres Kebumen Dipindahkan, Waktunya Memasuki Masa Persidangan

Baca juga: Polres Kebumen Bagikan Sembako ke Tukang Becak: Mereka Masih Kesulitan Dapat Penumpang

Polres Kebumen pun menindak tegas pengendara berknalpot brong di sejumlah titik razia di kota Kebumen.

Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Sugiyanto menambahkan, pihaknya telah menilang ratusan pengendara motor dan mobil yang memasang knalpot bising.

Ada beberapa pelanggar yang beritikad baik mengganti knalpotnya di hadapan petugas sehingga tidak ditilang.

"Ada juga pelanggar tidak kami tilang. Pelanggar tersebut bersedia mengganti knalpot bising dengan knalpot standar," jelas AKP Sugiyanto.

Selain mengganti dengan knalpot standar, pelanggar juga harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulang dan menyerahkan knalpot brong ke petugas.

Menurutnya, aturan tentang knalpot tertulis dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009.

Di dalamnya disebut bahwa motor berkubikasi 80-175 cc, tingkat maksimal kebisingan 80 dB, dan untuk motor di atas 175 cc maksimal bising 83 dB. (*)

Baca juga: 2 Bulan Dirawat di Rumah Singgah Banyumas, Miswanto Minta Pulang ke Madiun setelah Ingat Alamat

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Diklatsar Maut Menwa UNS, 1 Tersangka Tolak Adegan Pukul Pakai Replika Senapan

Baca juga: Dari Limbah Kayu dan Buah Mahoni, Warga Batang Hasilkan Beragam Furniture Berharga Mahal

Baca juga: Lantik 85 Pejabat, Bupati Purbalingga Ingatkan Jargon Kerja ASN Berakhlak

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved